RADAR KUDUS — Kapal Motor (KM) Barcelona 5 mengalami kebakaran di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Kapal berpenumpang 280 orang itu sedang berlayar dari Kepulauan Talaud menuju Manado, Sulawesi Utara.
Akibat insiden ini lima penumpang dinyatakan meningga dunia. Salah satunya adalah seorang ibu hamil.
Dari lima korban tewas, tiga diantaranya berhasil diidentifikasi. Sedangkan dua lainnya belum teridentifikasi.
Ketiganya adalah Hugu Majuntu (epilepsi, post-stroke), Betrivia Malimbulun (hamil 37-38 minggu, dengan komplikasi), dan Daniel Lena (serangan jantung inferior/STEMI).
Hal tersebut diungkapkan Kepala Zona Bakamla Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/7).
“Lima orang dilaporkan meninggal dunia, tiga di antaranya berhasil teridentifikasi,” ujarnya.
Menurutnya, untuk korban luka mendapatkan perawatan di RSUD Walanda Maramis, RSUP Prof. Kandou Malalayang, dan RSUD ODSK.
"Sebagian korban lainnya dirawat di Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang, termasuk warga dari Lirung, Beo, Kabaruan, Melonguane, dan sekitarnya," ujarnya.
Beredarnya video yang tersebar di medsos, terlihat sejumlah penumpang KM Barcelona mengalami kepanikan saat melihat api hitam keluar dari atas badan kapal, sehingga berusaha memakai alat pelampung.
Baca Juga: UPDATE KM Barcelona Terbakar di Perairan Sulut, Lima Penumpang Meninggal
Sebagian penumpang nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri, sementara ada beberapa penumpang yang membawa anak masih bertahan di atas kapal.
"Mohon bantuannya saat ini, KM Gregorius Barcelona V kebakaran di depan Pulau Talise. Mohon bantuan saat ini kapal kebakaran," kata seorang penumpang dalam video tersebut.
Sementara itu, Staf Khusus Gubernur Sulut, Sarhan Antili mengungkapkan, dalam insiden ini lima orang dinyatakan meninggal dunia.
"Data sementara, korban meninggal dunia sebanyak lima orang," ujarnya.
Menurut Sarhan, untuk korban lainnya sementara ini mendapatkan perawatan medis akibat mengalami penurunan kondisi.
Editor : Ali Mustofa