Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Geger! Suara Desahan di Speaker GBK, Pengelola Akui Kelalaian Pemutaran Playlist

Redaksi Radar Kudus • Senin, 14 Juli 2025 | 18:53 WIB

Suara desahan perempuan yang keluar dari speaker di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berasal dari rangkaian setlist yang diputar petugas.
Suara desahan perempuan yang keluar dari speaker di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berasal dari rangkaian setlist yang diputar petugas.

RADAR KUDUS - Publik dibuat heboh dengan munculnya suara desahan perempuan yang terdengar dari speaker kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Insiden tak terduga ini terjadi akibat kesalahan dalam pemutaran playlist musik oleh petugas lapangan.

Pihak pengelola, yakni Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), memberikan penjelasan resmi mengenai kejadian tersebut.

Baca Juga: Torehkan Juara Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea Tampil Trengginas Tekuk PSG 3-0 Tanpa Balas

Menurut Kepala Divisi Humas, Hukum, dan Administrasi PPKGBK, Asep Triyadi, insiden ini terjadi karena kelalaian petugas yang tidak memantau secara berkala konten yang diputar dari platform musik berbayar bebas hak cipta.

"Audio yang tidak pantas itu diputar secara otomatis oleh sistem setelah daftar lagu dalam playlist utama selesai. Konten tersebut bukan bagian dari kurasi resmi kami," ujar Asep dalam keterangan tertulis yang diterima media, Minggu (13/7/2025).

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pengelola GBK segera mengambil sejumlah langkah.

Petugas yang lalai telah diberikan teguran dan dievaluasi.

Selain itu, seluruh daftar putar audio kini tengah ditinjau ulang untuk memastikan hanya playlist resmi yang lolos kurasi yang boleh digunakan ke depan.

Tak hanya itu, sistem pemutaran audio kini diperketat.

Akses hanya diberikan kepada personel yang sudah terverifikasi dan mendapatkan pelatihan.

Baca Juga: Psikiater: Depresi Bukan Aib, Bisa Diobati Lewat BPJS

Proses pemutaran pun beralih menggunakan media offline yang tersimpan di perangkat khusus, bukan lagi dari layanan streaming daring.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. GBK merupakan ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Kami sangat menyayangkan kejadian ini,” kata Asep.

Asep menambahkan bahwa pihaknya akan terus menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap aspek pelayanan di GBK.

Ia menegaskan komitmen pengelola untuk menjaga kenyamanan dan keamanan kawasan yang menjadi ikon olahraga dan ruang terbuka hijau ibu kota itu.

Sebelumnya, sebuah video yang merekam kejadian ini sempat viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara desahan perempuan melalui pengeras suara, yang sontak membuat pengunjung GBK kebingungan hingga ramai jadi perbincangan warganet. (Nilna Hibran)

Editor : Ali Mustofa
#PPKGBK #stadion utama gelora bung karno #kelalaian #playlist musik #divisi humas #Hak Cipta #jakarta #platform musik #gbk