RADAR KUDUS - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan untuk bertemu dengan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, di Brasilia, Brasil.
Prabowo menyatakan bahwa dirinya dan Presiden Lula sepakat untuk mendukung gencatan senjata serta solusi dua negara (two-state solution) untuk Palestina.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo setelah pertemuan dengan Presiden Lula di Istana Palácio do Planalto, Brasilia, pada Rabu (9/7). Prabowo mengapresiasi sikap Brasil dalam hal ini.
"Di Timur Tengah, kami sangat menghargai sikap tegas Anda mengenai perlunya penyelamatan segera di Gaza, dan satu-satunya solusi adalah two-state solution. Kami benar-benar menghormati sikap tegas Anda dalam hal ini," ujar Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden (Setpres) RI.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa mereka juga membahas sikap dalam menghadapi situasi geopolitik global dengan Presiden Lula, termasuk konflik antara Rusia dan Ukraina.
"Dalam konteks geopolitik internasional, kami sepenuhnya sejalan dengan pandangan Presiden Lula, dan saya sangat berharap kita dapat mengoordinasikan beberapa inisiatif yang perlu diambil," ungkap Prabowo.
"Misalnya, Anda benar, kita harus memenuhi tanggung jawab kita untuk berusaha mencapai terobosan dalam konflik di Ukraina dan juga di Timur Tengah," lanjutnya.
Prabowo menyatakan bahwa ia sependapat dengan pandangan Presiden Brasil mengenai pentingnya kesatuan dari berbagai negara untuk menghentikan konflik tersebut.
Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Brasil terus berupaya mendorong gencatan senjata secepat mungkin dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.
"Di Ukraina, saya rasa saya setuju dengan konsep dan pemikiran Anda untuk melanjutkan peran bersama dalam upaya mendorong gencatan senjata yang nyata dan konkret secepatnya," tambah Prabowo.
(Titin Shofiana Firda)
Editor : Ali Mustofa