RADAR KUDUS - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan target pemerintah mencapai swasembada gula konsumsi pada 2026.
Dan swasembada gula penuh paling lambat 2028 sebagaimana menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikan Wapres Gibran saat menghadiri acara rembuk tani bersama para petani tebu di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (8/7).
Seperti dilaporkan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Kami mohon kerja sama dari Bapak dan Ibu semua” ujar Gibran dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut Wapres Gibran memberikan apresiasi kepada para petani yang mulai mengadopsi teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas lahan tebu.
Ia secara langsung menyaksikan demonstrasi penggunaan drone untuk pengelolaan kebun tebu oleh petani lokal.
“Untuk peningkatan produksi kita tidak bisa lepas dari mekanisasi. Penggunaan drone seperti ini sangat baik” ujarnya di hadapan peserta rembuk tani.
Gibran juga meminta para petani untuk tidak ragu menyampaikan masalah yang mereka hadapi di lapangan, baik terkait air, bibit, pupuk, harga, kemitraan, hingga lahan.
“Kami ingin menyelesaikan setiap permasalahan secepat mungkin. Insya Allah semua bisa kita atasi bersama” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wapres Gibran turut memberikan bantuan kepada kelompok petani tebu setempat dalam acara tersebut.
Rembuk tani ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara.
Antara lain Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pertanian khususnya peningkatan produksi gula nasional yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. (Kholissofiyana)
Editor : Ali Mustofa