RADAR KUDUS - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Senin (7/7) sore hingga malam menyebabkan banjir makin meluas.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, hingga Selasa pagi (8/7) pukul 07.00 WIB, genangan air tercatat merendam 62 Rukun Tetangga (RT) di empat wilayah kota.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan bahwa banjir yang semula hanya melanda 35 RT, kini meningkat menjadi 62 RT.
Baca Juga: Kapolri Beri Kado Spesial, 17 Perwira Naik Pangkat Termasuk 6 Irjen Baru
“Update terakhir hingga pukul 07.00 WIB, total ada 62 RT yang terdampak banjir,” ungkapnya.
Penyebab utama banjir di sejumlah wilayah tersebut adalah curah hujan tinggi serta meluapnya sungai-sungai yang melintasi kawasan Jakarta.
Adapun di wilayah utara, banjir juga dipicu oleh pasang air laut (rob) yang memperparah genangan di daerah pesisir.
Wilayah Terendam dan Ketinggian Air
Banjir tercatat melanda wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter.
Genangan tertinggi terjadi di Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur, mencapai 1,2 meter.
Berikut rincian wilayah terdampak:
Jakarta Barat
Sebanyak 10 RT di antaranya:
-
Duri Kosambi (1 RT, 40 cm, luapan Kali Angke)
-
Kedaung Kali Angke (4 RT, 50 cm, luapan Kali Cengkareng)
-
Rawa Buaya (1 RT, 40 cm, luapan Kali Semanan)
-
Semanan (1 RT, 30 cm)
-
Joglo (1 RT, 30 cm, luapan Kali Gebyuran)
-
Kembangan Selatan (1 RT, 30 cm)
-
Kembangan Utara (1 RT, 60 cm)
Jakarta Selatan
Sebanyak 20 RT, termasuk:
-
Bangka (2 RT, 100 cm, luapan Kali Krukut)
-
Kuningan Barat (6 RT, 70 cm)
-
Pela Mampang (9 RT, 60 cm)
-
Jati Padang (3 RT, 85 cm, luapan PHB Gg. Saiman)
Jakarta Timur
Total 30 RT terdampak, meliputi:
-
Bidara Cina (14 RT, 45 cm, luapan Kali Ciliwung)
-
Kampung Melayu (4 RT, 60 cm)
-
Cawang (7 RT, 70 cm)
-
Balekambang (2 RT, 40 cm)
-
Cililitan (3 RT, 120 cm)
Jakarta Utara
Hanya 2 RT di Kapuk Muara yang terdampak dengan ketinggian air 65 cm, disebabkan oleh hujan lebat dan rob.
Pengungsi dan Jalan Tergenang
Sebanyak 321 warga dilaporkan mengungsi di enam titik lokasi, antara lain:
-
Masjid Al Ridwan (Jati Padang): 35 jiwa
-
Musholla Sabili (Jati Padang): 40 jiwa
-
Masjid Al Mujahidin (Jati Padang): 140 jiwa
-
Musholla Al Inayah (Pejaten Barat): 60 jiwa
-
Masjid Al Jabar (Pondok Labu): 11 jiwa
-
Masjid Alfudhola (Kedaung Kali Angke): 35 jiwa
Sementara itu, sejumlah ruas jalan juga tergenang air, mengganggu aktivitas warga:
-
Jl. Adi Karya, Kedoya Selatan (40 cm)
-
Jl. Bojong Indah Raya, Rawa Buaya (30 cm)
-
Jl. Raya Daan Mogot KM 11, Kedaung Kali Angke (20 cm)
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan banjir dan dekat aliran sungai.
Petugas telah disiagakan untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan logistik di titik-titik terdampak. (Nilna Hibran)
Editor : Ali Mustofa