Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Buton Selatan Gempar, Ular Piton 8 Meter Memangsa Seorang Warga

Redaksi Radar Kudus • Senin, 7 Juli 2025 | 17:01 WIB
Ilustrasi Ular Piton 8 meter memakan warga di Kelurahan Majapahit, Sulawesi Tenggara
Ilustrasi Ular Piton 8 meter memakan warga di Kelurahan Majapahit, Sulawesi Tenggara

RADAR KUDUS - Seorang kakek bernama La Noti (63), yang merupakan warga Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, ditemukan tewas setelah ditelan oleh ular piton sepanjang 8 meter pada Sabtu (5/7) sore.

Warga menemukan jasad korban masih berada di dalam perut piton tersebut, sekitar 500 meter dari permukiman di Jalan Usaha Tani.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Selatan La Ode Risawal, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi ke kebunnya.

"Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa seorang warga telah hilang sejak kemarin pagi. Ia keluar dari rumah dan mengatakan akan menuju kebun, namun hingga saat ini belum kembali," ungkap La Ode Risawal melalui pesan singkatnya pada Minggu (6/7).

Korban berangkat ke kebunnya menggunakan sepeda motor pada Jumat (4/7) pagi.

Namun, hingga Sabtu sore, korban belum juga kembali, sehingga keluarga dan warga setempat melakukan pencarian.

La Ode Risawal menjelaskan bahwa pada saat itu, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pos SAR Baubau untuk melakukan pencarian terhadap korban. "Sementara kami menyusun langkah, tiba-tiba kami menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh warga Kelurahan Majapahit," ujarnya.

Warga yang melakukan pencarian terhadap korban menemukan seekor ular piton di sekitar area perkebunan dengan perut yang terlihat membesar.

Karena curiga, warga pun mengamankan ular piton yang sudah tidak banyak bergerak tersebut. Sekitar sembilan orang dewasa secara bersama-sama mengangkat ular itu dan membawanya ke Jalan Usaha Tani, dekat pemukiman warga.

Warga yang curiga memegang perut ular yang membesar dan mencurigai bahwa di dalam perut ular tersebut terdapat tubuh manusia.

Salah satu anggota keluarga korban terlihat menangis histeris di samping ular. Warga kemudian memutuskan untuk membelah perut ular dan menemukan korban dalam keadaan sudah tak bernyawa dan terbujur kaku. Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dikuburkan dengan layak.

Di Kabupaten Buton Selatan, telah tercatat empat kali kemunculan ular piton dengan panjang sekitar 8 meter di dekat pemukiman warga. Warga diimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak beraktivitas sendirian saat berada di kebun.

(Titin Shofiana Firda)

Editor : Mahendra Aditya
#ditelan ular piton #Dimakan Ular Piton #Ular Piton di Balik Tempat Sampah