Mantan Intel BIN Sri Rajasa Bongkar Jejak Bisnis Paiman di Pasar Pramuka
Redaksi Radar Kudus• Senin, 30 Juni 2025 | 22:57 WIB
Jokowi dan Sri Rajasa
RADAR KUDUS - Nama Prof. Paiman Raharjo, mantan Wakil Menteri Desa dan relawan Jokowi, kembali menjadi perhatian publik.
Eks perwira intelijen dari BIN, Sri Rajasa Candra, mengungkap dugaan keterlibatan Paiman dalam praktik ilegal di Pasar Pramuka Pojok, kawasan yang dikenal sebagai pusat dokumen palsu berkualitas tinggi.
Menurut Sri Rajasa saat di kanal YouTube Hersubeno Point, Paiman disebut berbohong karena mengklaim hanya aktif sampai tahun 2002.
Padahal, klaim tersebut terlihat menutupi fakta bahwa Paiman diduga masih menjalankan kegiatan serupa hingga 2017.
Pasar Pramuka Pojok disinyalir memproduksi berbagai dokumen ilegal mulai dari visa, ijazah, hingga hasil laboratorium palsu—semuanya memiliki kualitas sampai 99% mirip asli.
Julukan “Pak Dosen” melekat pada Paiman bukan karena ia mengajar resmi, melainkan karena perannya sebagai pembuat skripsi pesanan bagi mahasiswa serta pengelola percetakan dokumen ilmiah ilegal.
Sri Rajasa menilai bahwa jika benar ijazah Presiden Jokowi dicetak di Pasar Pramuka, maka Paiman kemungkinan besar terlibat.
Paiman diketahui memiliki usaha di kawasan tersebut dan memiliki koneksi erat dengan lingkaran kekuasaan.
Sri Rajasa menyatakan bahwa saksi-saksi yang dihadirkan Paiman dalam pembelaan—yang semuanya anggota keluarga—kurang kredibel.
Ia juga menyebut Pasar Pramuka Pojok terbakar pada Desember 2024, namun respons aparat pemadam terlihat lambat, menimbulkan dugaan bahwa kebakaran bisa jadi upaya untuk menghilangkan bukti.
Sri Rajasa siap menghadap Paiman dalam forum resmi agar fakta sebenarnya terungkap
“Saya siap dipanel, saya tunggu Paiman. Saya bukan sembunyi. Saya cuma minta satu: jujur saja soal timeline Anda di Pasar Pramuka,” tegasnya.(kholissofiyana)