RADAR KUDUS - Kabar mengenai pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025 masih menjadi topik hangat dan sensitif di kalangan masyarakat.
Pasalnya, ribuan pencari kerja di Indonesia menantikan kejelasan kapan pendaftaran CPNS kembali dibuka setelah rekrutmen terakhir dilaksanakan tahun lalu.
Namun, hingga akhir Mei 2025, pemerintah belum memberikan kepastian terkait pembukaan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini.
Baca Juga: Ini Jadwal Pembukaan Seleksi CPNS 2025 dari Pemerintah Pusat
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini masih tertuju pada penyelesaian tahapan seleksi CASN 2024.
"Untuk tahun 2025 kita belum bisa berbicara (rekrutmen CPNS). Kita masih menyelesaikan yang tahun 2024," ujar Rini dalam pernyataannya di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (17/3/2025), sebagaimana dikutip dari TribunNews.com.
Menurut Rini, belum adanya kepastian pembukaan rekrutmen CPNS 2025 disebabkan sejumlah alasan teknis dan kebijakan.
Pemerintah tengah melakukan penataan ulang kebutuhan ASN secara menyeluruh, seiring perubahan struktur organisasi menyusul pembentukan kementerian dan lembaga baru oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Sebelum bicara rekrutmen, kita harus menyusun kembali grand design kebutuhan ASN. Harus dipastikan berapa jumlah yang dibutuhkan, kompetensinya apa saja, dan disesuaikan dengan tantangan pemerintah saat ini,” jelas Rini.
Kementerian PANRB juga menegaskan bahwa penundaan rekrutmen dilakukan demi mengedepankan prinsip meritokrasi serta penataan struktural yang lebih komprehensif.
Rini menyebut penataan ini penting untuk menjamin efektivitas pengangkatan ASN dan memastikan formasi yang ditetapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: CEK SEKARANG! Ini 15 Formasi CPNS 2025 untuk Lulusan SMA, Lengkap dengan Gaji capai Rp 4 Juta
Dalam Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan di Jakarta, Kamis (22/5/2025), Rini kembali menegaskan bahwa pihaknya bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih fokus menyelesaikan proses seleksi dan pengangkatan CASN 2024.
“Kami masih menyelesaikan pengangkatan CPNS tahun lalu. Juni ini akan diselesaikan untuk CPNS, dan Oktober nanti untuk PPPK,” katanya.
Rini mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah belum berencana membuka kembali rekrutmen CASN, mengingat masih perlunya penataan ulang kebutuhan kepegawaian secara nasional. “Tahun ini nampaknya belum bisa dibuka dulu,” ujarnya.
Penundaan ini, kata Rini, sejalan dengan kebijakan nasional untuk melindungi CASN dan memastikan kesiapan seluruh proses rekrutmen dan pengangkatan berjalan secara optimal.
Kebijakan ini juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menyelesaikan penataan tenaga non-ASN yang telah berlangsung sejak 2005.
Baca Juga: Tidak Semua Bisa Daftar! Seleksi CPNS 2025 Hanya Untuk Prioritas Saja, Ini Penjelasannya
Pemerintah menargetkan pengangkatan CPNS dari hasil seleksi 2024 akan dilakukan paling lambat Juni 2025, sedangkan pengangkatan PPPK akan dilaksanakan pada Oktober 2025.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2023 tentang ASN mengamanatkan bahwa penataan tenaga non-ASN harus segera dirampungkan.
Dalam konteks ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa menjadi ASN bukan semata-mata soal membuka lapangan kerja, melainkan pengabdian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Rekrutmen ASN dilakukan bukan hanya untuk membuka peluang kerja, melainkan untuk memastikan pelayanan yang optimal dan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Sekretaris Kementerian PANRB, Prasetyo, dalam pernyataan terpisah.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2025 Tak Semua Bisa Daftar, Mentri PAN-RB: Hanya Untuk Jabatan Penting
Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk bersabar dan menunggu keputusan resmi pemerintah terkait pembukaan pendaftaran CASN tahun 2025, sembari pemerintah menuntaskan tahapan rekrutmen tahun sebelumnya serta merumuskan kebutuhan aparatur yang lebih strategis dan tepat sasaran. (*)
Editor : Ali Mustofa