RADAR KUDUS – Seiring dengan proses digitalisasi layanan pemerintah, keamanan data menjadi elemen yang sangat penting.
Untuk mendukung hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyertakan teknologi Multi-Factor Authentication (MFA) dalam sistem layanan ASN Digital.
MFA merupakan pendekatan keamanan berlapis yang mengharuskan pengguna melewati lebih dari satu proses otentikasi sebelum masuk ke dalam sistem, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kebocoran data ASN.
ASN Digital sendiri merupakan sistem terintegrasi yang dikembangkan BKN untuk menggabungkan berbagai layanan manajemen kepegawaian seperti SIASN, MyASN, e-Kinerja, Helpdesk BKN, MOLA, dan Simpegnas dengan tujuan agar pengelolaan ASN menjadi lebih mudah dan efisien.
Kepala BKN, Prof. Zudan, menekankan bahwa penerapan MFA merupakan komponen integral dari rencana peningkatan sistem keamanan informasi bagi ASN, dan menekankan pentingnya peran pejabat pengelola kepegawaian di setiap instansi untuk memfasilitasi implementasi dan sosialisasi fitur ini secara mendalam.
Selain itu, beliau mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital mengingat penggunaan teknologi yang semakin meluas dalam pelayanan publik.
Oleh karena itu, seluruh pengguna layanan seperti SIASN dan MyASN diimbau untuk selalu menjaga keamanan akunnya.
“Melindungi data digital adalah tanggung jawab semua orang, khususnya bagi ASN pengguna layanan BKN. Selalu gunakan password yang kuat dan diganti secara berkala, jangan pernah berbagi kredensial, dan aktifkan MFA sebagai langkah perlindungan utama,” imbuhnya.
Wakil Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto mengatakan, penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) merupakan langkah penting dalam menghadapi maraknya serangan siber yang semakin kompleks.
Ia menegaskan, kejadian di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) berdampak luas pada pelayanan publik, dan BKN juga pernah mengalami ancaman serupa berupa indikasi kebocoran data.
“Gangguan pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) telah berdampak pada ratusan layanan publik, termasuk BKN yang mengalami dugaan kebocoran data. Kami transparan mengenai hal itu,” ujarnya, Minggu, 13 April 2025.
Sebagai tindak lanjut, BKN mewajibkan aktivasi MFA paling lambat Senin, 14 April 2025 pukul 23.59 WIB.
Jika ASN belum menyelesaikan aktivasi hingga batas waktu tersebut, maka akses ke sistem akan dihentikan sementara. Lebih dari sekadar keamanan teknis, kebijakan ini menyentuh aspek kepatuhan ASN terhadap prosedur dan disiplin organisasi.
Haryomo mengajak seluruh ASN untuk menanamkan kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan data. MFA dianggap sebagai elemen kunci untuk memperkuat sistem digital berbasis hukum yang mendukung reformasi birokrasi.
“Kami ingin seluruh ASN memahami bahwa data kepegawaian merupakan aset negara yang sangat penting. Oleh karena itu, perlindungannya harus dilakukan secara menyeluruh, konsisten, dan bersama-sama,” pungkasnya.
Lalu bagaimana tata cara aktivasi MFA ASN Digital? Simak langkah-langkah berikut ini:
Link dan Langkah Mudah Cara Aktivasi MFA ASN-Digital:
- Buka Google Chrome atau Mozilla Firefox di perangkat laptop Anda
- Ketik ASN Digital pada kolom pencarian, lalu tekan Enter
- Klik tautan resmi ASN Digital: https://asndigital.bkn.go.id
- Di halaman utama, klik logo BKN, kemudian pilih menu login
- Masukkan username (NIP) dan password lama yang biasa Anda gunakan untuk login ke myASN BKN (biarkan kolom kode OTP kosong).
- Klik Login
- Buat password baru dengan minimal 12 karakter, yang harus terdiri dari huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol
- Klik Reset Password
- Kembali ke halaman Login
- Login kembali menggunakan username (NIP) dan password baru yang telah Anda buat
- Klik Simpan atau Update Password pada notifikasi dari Google agar password Anda tersimpan denga naman
- Klik Aktifkan MFA
- Gunakan smartphone Anda dan unduh Google Authenticator melalui Play Store atau App Store
- Buka Google Authenticator dan klik tanda plus (+)
- Pilih Pindai Kode QR dan arahkan kamera smartphone ke kode QR yang muncul di layar laptop
- Setelah terhubung, masukkan kode verifikasi yang diperoleh dari Google Authenticator
- Beri nama perangkat sesuai keinginan Anda
- Setelah proses berhasil, Anda dapat mulai mengakses semua layanan pada platform ASN Digital
- Jika Anda logout dan login kembali, gunakan kode OTP terbaru dari Google Authenticator, karena kode ini berubah secara berkala untuk menjaga keamanan
Baca Juga: Kode OTP Invalid? Ini Solusi Aktivasi MFA ASN Digital BKN
Jangan sampai terlambat! Ayo aktifkan MFA ASN-Digital Anda untuk menikmati fitur yang lebih aman dari ancaman siber. (Asri Kurniawati)
Editor : Ali Mustofa