RADAR KUDUS – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mempersembahkan ASN Digital, sebuah platform terpadu yang menggabungkan berbagai layanan dalam pengelolaan aparatur sipil negara.
Sistem ini terdiri dari beberapa layanan utama, seperti SIASN, Helpdesk BKN, MOLA, MyASN, Simpegnas, e-Kinerja, dan berbagai fitur lainnya yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dalam manajemen kepegawaian.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus menunjukkan komitmennya untuk melindungi layanan digital dengan menghadirkan fitur Multi-Factor Authentication (MFA) pada platform ASN-Digital.
Fitur ini dirancang khusus guna untuk melindungi data Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui proses verifikasi yang melibatkan beberapa langkah saat mengakses layanan.
Kepala BKN, Prof. Zudan, menjelaskan bahwa penerapan MFA bertujuan untuk menjaga keamanan data kepegawaian dari berbagai ancaman yang ada di dunia maya.
Baca Juga: Simak Panduan Terlengkap Tutorial Login dan Aktivasi MFA ASN-Digital dengan Mudah!
Dengan adanya sistem ini, akses terhadap layanan BKN menjadi lebih aman, sehingga risiko bocornya informasi dapat diminimalisir. Ia juga mengimbau kepada seluruh pejabat pengelola kepegawaian di berbagai instansi untuk segera mensosialisasikan dan mengimplementasikan fitur ini.
Lebih lanjut, Ia juga menekankan pentingnya kesadaran digital bagi seluruh ASN, mengingat sebagian besar layanan publik kini telah beralih ke platform digital.
Oleh karena itu, ASN yang memanfaatkan layanan dari BKN, seperti SIASN dan MyASN, diharapkan melakukan upaya ekstra untuk melindungi informasi mereka. Perlindungan data bukan hanya menjadi tanggung jawab BKN saja, melainkan juga merupakan kewajiban setiap pengguna layanan ini.
“Kita harus memastikan keamanan data digital secara bersama-sama, terutama bagi para ASN yang menggunakan layanan BKN. Langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah memasang password yang kuat dan menggantinya dari waktu ke waktu, tidak pernah memberikan detail login atau informasi kepada pihak ketiga, dan menggunakan multifactor Authentication (MFA),” imbuhnya.
Bagi ASN yang belum melakukan aktivasi akun, jangan khawatir. Berikut ini tautan dan langkah mudah untuk melakukan aktivasi ASN-DIGITAL melalui website bkn.go.id!
Baca Juga: Cukup Klik! Ini Dia Link dan Cara Aktivasi ASN Digital di bkn.go.id
Link dan Langkah Mudah Cara Aktivasi MFA ASN-Digital:
- Buka Google Chrome atau Mozilla Firefox di perangkat laptop Anda
- Ketik ASN Digital pada kolom pencarian, lalu tekan Enter
- Klik tautan resmi ASN Digital: https://asndigital.bkn.go.id
- Di halaman utama, klik logo BKN, lalu pilih menu login
- Masukkan username (NIP) dan password lama yang biasa Anda gunakan untuk login ke myASN BKN (biarkan kolom kode OTP kosong).
- Klik Login
- Buat password baru dengan minimal 12 karakter, yang harus terdiri dari huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol
- Klik Reset Kata Sandi
- Kembali ke halaman Login
- Login kembali menggunakan username (NIP) dan password baru yang telah Anda buat
- Klik Simpan atau Perbarui Kata Sandi pada notifikasi dari Google agar kata sandi Anda tersimpan denga naman
- Klik Aktifkan MFA
- Gunakan smartphone Anda dan unduh Google Authenticator melalui Play Store atau App Store
- Buka Google Authenticator dan klik tanda plus (+)
- Pilih Pindai Kode QR dan arahkan kamera smartphone ke kode QR yang muncul di layar laptop
- Setelah terhubung, masukkan kode verifikasi yang diperoleh dari Google Authenticator
- Beri nama perangkat sesuai keinginan Anda
- Setelah proses berhasil, Anda dapat mulai mengakses semua layanan pada platform ASN Digital
- Jika Anda logout dan login kembali, gunakan kode OTP terbaru dari Google Authenticator, karena kode ini berubah secara berkala untuk menjaga keamanan
Baca Juga: Aktivasi ASN-Digital Sangat Mudah! Klik Link ini dan Ikuti Panduannya di bkn.go.id!
(Penting! Mulai 23 Maret 2025 pukul 23:59 WIB, semua layanan ASN hanya dapat diakses melalui ASN Digital.)
Segera aktifkan akun ASN-Digital Anda dengan mengikuti langkah-langkah yang telah disediakan. Klik aktivasi tautan sekarang juga, dan nikmati akses yang lebih mudah dan aman! (Asri Kurniawati)
Editor : Noor Syafaatul Udhma