Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Lebih Dekat Sosok Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP yang Resmi Ditahan KPK, Perkara Dugaan Supa Bersama Harun Masiku  

Noor Syafaatul Udhma • Jumat, 21 Februari 2025 | 17:20 WIB

 

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

RADAR KUDUS – Sekjen Hasto Kristiyanto membuat gempar setelah ditehan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap yang melibatkan Harun Masiku.

Tak hanya itu, buntut dari penahanan Hasto, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri langsung melarang kepala daerah kader PDIP untuk mengikuti retreat di Akmil Magelang.

Profil Hasto Kristiyanto

Hasto Kristiyanto diketahui lahir di Jogjakarta, 7 Juli 1965. Ayah Hasto bernama Antonius Krido Pardjono, sedangkan sang ibu bernama Yohana Sutami.

Saat masih duduk dibangku sekolah dasar, Hasto sangat tertarik dengan cerita wayang dan budaya Jawa.

Salah satu kisah yang paling dia sukai yakni Mahabarata. Khususnya adegan konflik kekuasaan antara kebenaran dan kebathilan.

Hasto diketahui sekolah di SMA Kolese de Britto. Semasa SMA dia mulai tertarik dengan politik. Dia pun mengikuti banyak organisasi dan membaca buku politik.

Usai lulus SMA, Hasto melanjutkan studi di almamater Jokowi yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun Hasto kuliah di Fakultas Teknik Kimia pada 1985. Selama kuliah, bakatnya menonjol dalam berorganisasi. Dia terpilih sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM.

Hasto banyak membaca buku-buku tentang Soekarno dan gagasannya mengenai Indonesia. Gagasan Soekarno itulah yang mempengaruhi cara berpolitik dan idealisme politiknya.

Usai lulus kuliah, dia mulai berkarier di dunia industri. Tepatnya di BUMN PT Rekayasa Industri. Di sana dia menempati jabatan UOA Precommissioning/Commissioning Enginer. Kendati demikian ketertarikannya dengan politik masih terus berkembang.

Dia pun memutuskan untuk bergabung dengan PDIP pada 1999.

Dia terpilih menjadi anggota DPRD RI pada 2024 dari daerah pemilihan Jawa Timur. Keberhasilan di DPR membawa Hasto hingga posisi puncak di DPP PDIP.

Pada 2014 dia menggantikan Tjahjo Kumolo sebagai Sekjen PDIP hingga saat ini.

Hasto Jadi Tersangka KPK dan Kini Ditahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka.

Hasto dijerat dalam perkara dugaan suap bersama Harun Masiku. Harun saat ini masih buron.

Penetapan Hasto sebagai tersangka berdasarkan surat pemberitahuan menyidikan.

Surat perintah penyidikan atau sprindik penetapan tersangka Hasto terdapat pada Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tanggal 23 Desember 2024

Penetapan Hasto sebagai tersangka dilakukan setelah ekspose perkara pada 20 Desember 2024. Tepatnyasetelah pimpinan baru KPK mengucapkan sumpah jabatan.

Dalam surat tersebut, Hasto disebutkan sebagai pihak pemberi suap bersama Harun Masiku kepadan mantanKomisioner KPU Wahyu Setiawan.

Suap itu diduga berkaitan dengan pergantian antarwaktu anggota DPR.

Saat dimintai keterangan, Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui informasi tersebut.

Dia belum berkomunikasi dengan Hasto terkait dengan kasus ini.

Dia menginfokan bahwa partai akan segera menyatakan sikap dengan berkomunikasi.

Pada 20 Maret 2025, Hasto akhirnya ditahan KPK. Penahanan Hasto ini membuat gempar PDIP.

Megawati Soekarno Putri pun langsung menginstrusikan kepada kepala daerah kader PDIP yang seharusnya mengikuti retreat di Magelang diminta untuk menunda hingga menunggu pentunjuk selanjutnya.

Tak hanya itu, Megawati juga memberikan empat pesan penting usai Hasto ditahan KPK.

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#pdip #Hasto Kristiyanto #harun masiku #Retreat Magelang #Megawati Soekarno Puteri #sosok #profil