RADAR KUDUS – Tak seperti umumnya, pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 10 Surabaya pada Senin (10/2) ada yang berbeda dari biasanya.
Terlihat menu yang disajikan di nampan menu Makan Bergizi tak ada sajian nasi.
Yang ada di nampan adalah ubi kuning, odeng fish cake, satu potong tahu, tumisan sawi putih dan jagung, dan empat buah rambutan.
Vivit Putri, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 10 Surabaya, mengungkapkan bahwa setiap minggunya, menu MBG yang disajikan berubah-ubah. Ini agar siswa tidak merasa bosan.
“Setiap minggu menu MBG mengalami variasi. Kadang karbohidrat diganti dengan spageti atau ubi, dan dalam satu minggu ada satu hari di mana ubi menjadi sumber karbohidrat utama,” ujar Vivit di Surabaya, Senin (10/2).
Selain nasi, menu Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 10 Surabaya juga tidak selalu menyajikan susu.
Namun sebagai gantinya, siswa akan menikmati tahu atau tempe sebagai sumber protein hewani.
“Satu minggu ada susu, minggu berikutnya tidak diberikan (susu), karena kebutuhan gizinya sudah terpenuhi jadi diganti dengan tahu atau tempe,” imbuhnya.
Namun, Vivit memastikan perubahan menu tidak mengurangi kebutuhan gizi siswa.
Lebih lanjut, Vivit mengatakan bahwa sebanyak 1.166 siswa di SMA Negeri 10 Surabaya telah mencicipi makanan bergizi secara cuma-cuma sejak Senin (6/1).
Artinya program MBG sudah berjalan di sana selama empat pekan.
Terkait keluhan dari siswa terkait kualitas makanan, Vivit menegaskan pihak sekolah segera berkoordinasi dengan pihak katering dan Badan Gizi Nasional untuk melakukan penyesuaian menu.
“Misalnya, buah yang sudah dipotong seperti semangka bisa terasa masam jika disiapkan sejak malam. Karena itu, sekarang diganti dengan buah seperti rambutan yang lebih tahan lama,” tandas Vivit.
Editor : Ali Mustofa