RADAR KUDUS - Kecelakaan pesawat kembali terjadi. Kali ini di Korea Selatan. Tepatnya di Bandara International Muan, Korea Selatan.
Kecelakaan ini terjadi pada pesawat Jeju Air Boeing 737-800 dengan nomor penerbangam 7C2216 dari Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand ke Bandara International Muan, Korea Selatan.
Kecelakaan maut ini terjadi saat pesawat Jeju Air hendak mendarat di Bandara International Muan. Dari kecelakaan ini total ada 179 orang tewas dari total 181 penumpang.
Sebelumnya, dilansir dari kantor berita Yonhap dikonfirmasi ada 122 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.
Namun pada pukul 18.50, jumlah korban jiwa bertambah menjadi 179 orang. Itu artinya hanya dua orang yang hingga saat ni yang masih hidup.
Kronologi Kecelakan Pesawat Jeju Air
Kecelakaan itu terjadi pada pukul 09.07, kecelakaan pesawat Jeju Air keluar landasan pacu saat mendarat dan bertabrakan dengan tembok pagar di Bandara Internatiomal Muan, di Wilayah Muan, Provinsi Jeolla Selatan.
Setelah pesawat menabrak tembok, penumpang terlempar keluar dari pesawat.
Baca Juga: Puting Beliung Rusak Rumah Warga, Polres Jepara Lakukan Evakuasi dan Pembersihan
Pesawat Jeju Air diketahui membawa 181 orang dari Bandara Suvarnabhumi, Bangkok ke Bandara International Muan, Korea Selatan.
Dilaporkan pesawat gagal mendarat dengan roda pendaratan depan terangkat.
Selain itu, pesawat diduga tergelincir mencapai ujung landasan hingga menabrak dinding yang berada di landasan pacu.
"Peluang untuk selamat sangat rendah," jata seorang pejabat pemadam kebakaran.
Informasi yang dihimpun, pesawat hampir hancur total dan sulit mengindintifikasi korban tewas.
Saat ini petugas sedang proses menemukan jenazah.
Baca Juga: Catat! Rekrutmen CASN Dibuka Tiga Kali Setahun, Kebutuhan ASN Capai 2,3 Juta Formasi
Penyebab Kecelakaan Diduga karena Menabrak Burung
Penyebab kecelakaan Jeju Air hingga kini belum diketahui.
Namun para penyelidik menduka tabrakan dengan burung dan kondisi cuaca buruk.
Dalam rekaman video dari stasiun televisi MBC menunjukkan kemungkinan burung menabrak pesawat daat mendekati landasan.
Baca Juga: Pria Tewas Tertabrak Tronton saat Perbaiki Truk di Jalan Raya Purwodadi-Kudus, Begini Kronologinya
Aalah satu korban selamat mengaku kepada petugas penyelamat bahwa pesawat menabrak burung sebelum kecelakaan terjadi. Namun beberapa ahli meragukan teori itu.
Salah satu korban selamat juga mengungkapkan kepada petugas penyelamat bahwa tabrakan dengan burung terjadi sebelum kecelakaan.
Namun, beberapa ahli meragukan teori tersebut.
Selain itu, ada saksi mata yang mendengar suara ledakan keras sebelum pesawat akhirnya menabrak dinding pembatas
Editor : Noor Syafaatul Udhma