RADAR KUDUS – Kasus drama antara Agus Salim, korban penyiraman air keras masih ramai diperbincangkan. Yang terbaru, Agus Salim diduga kecewa karena ngarep ingin ke Singapura tetapi tidak terlaksana. Diduga dibohongi timnya?
Ditawari Tima Kuasa Hukum Agus Salim Berobat ke Singapura
Sebelumnya Agus Salim diiming-imingi untuk berobat ke Singapura oleh tim kuasa hukumnya. Uang untuk berobat ke Singapura juga sudah disiapkan oleh tim kuasanya hukumnya.
Bahkan Agus Salim juga menerima uang sebanyak Rp 50 juta dari kuasa hukumnya yakni Krisna Muti.
Tak hanya itu biaya operasional selama di Singapura juga akan ditanggung oleh kuasa hukumnya.
Namun sayang keinginan itu hingga kini tidak terlaksana.
Agus Salim Kini Gembar Gembor Ingin Berobat
Sebelumnya Agus Salim sempat mengatakan tidak mau berobat menggunakan uang donasi. Saat itu Agus Salim memilih melaporkan Novi dengan alasan pencemaran nama baik.
Kala itu Agus mengaku sakit hati dengan Novi dan kecewa karena diduga telah menuduh keluarganya menggelapkan uang donasi.
Namun saat ini berbeda. Agus Salim bersikeras ingin mendapatkan uang donasi dengan alasan ingin berobat. Padahal dahulu dirinya tidak mau berobat.
“Kenapa sekarang Mas Agus meminta berobat? Padahal dahulu Mas Agus tidak mau dioperasi karena tidak ingin mempertahankan penglihatannya yang hanya beberapa persen itu,” kata Novi.
Karena tidak mau dioperasi, Agus Salim ingin berkonsultasi ke Singapura agar dapat penjelasan lain dengan kondisi matanya.
Nah sayangnya kuasa hukumnya yang selama ini berkoar-koar ingin mengajaknya ke Singapura hingga kini tidak juga terwujud.
Terbaru mereka bersikeras meminta uang donasi ke Novi agar Agus Salim bisa berobat ke Singapura.
Sumber Utama Masalah Ini Adalah Penggunaan Uang Donasi
Awal mula masalah perseteruan Agus Salim dengan Novi yakni dugaaan penggunana uang donasi.
Diduga Agus Salim menyalahgunakan uang donasi yang belakang diketahui digunakan untuk membayar utang Wawa, bibi dari istri Agus.
Tak hanya untuk rumah, uang tersebut juga digunakan untuk membayar sekolah anak-anaknya sekaligus membeli keperluan melalui online shop.
Sayang hingga saat ini pihak Wawa maupun Agus Salim tidak membeberkan kegunaan uang tersebut secara gamblang. Sebab diduga uang donasi yang digunakan sebanyak Rp 138 juta.
Novi mengatakan, uang donasi yang digunakan diduga digunakan untuk membayar utang hingga kebutuhan keluarganya Agus. “Hal ini menyalahi awal mula penggalangan donasi,” terangnya.
Editor : Noor Syafaatul Udhma