JAKARTA – Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Cipularang, tepatnya di KM 92 arah Jakarta, pada Senin (11/11) sekitar pukul 15.40 WIB.
Belasan kendaraan, termasuk mobil pribadi, truk, dan minibus, terlibat dalam insiden yang mengerikan ini, mengakibatkan beberapa kendaraan ringsek dan bahkan saling menimpa satu sama lain.
Berdasarkan keterangan dari Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah, sedikitnya 16 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.
"Telah terjadi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 B (arah Jakarta) yang melibatkan kurang lebih 16 kendaraan. Saat ini, petugas sedang melakukan evakuasi korban karena ada beberapa yang terjepit di dalam kendaraan," ujar AKBP Lilik Ardiansyah kepada Poskota pada Senin sore.
Sejumlah korban yang terluka, baik yang terjepit maupun yang mengalami luka ringan, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, termasuk RS Abdul Rojak dan RS Siloam Purwakarta.
"Sebagian korban telah dibawa ke RS Abdul Rojak dan RS Siloam Purwakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," tambah Kapolres.
Salah satu korban yang selamat, Tatang, menceritakan detik-detik sebelum kecelakaan terjadi.
Menurutnya, insiden itu bermula saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 15.40 WIB.
Tatang menyebutkan bahwa sebuah truk mengalami masalah rem blong, sehingga menabrak kendaraan lain yang ada di depannya.
"Truknya tiba-tiba menabrak mobil lain karena remnya blong. Lalu mobil-mobil lainnya ikut bertabrakan," jelas Tatang.
Proses evakuasi korban masih berlangsung hingga saat ini, dengan petugas kepolisian dan Tim SAR melakukan segala upaya untuk menyelamatkan korban yang terjebak di dalam kendaraan.
Sementara itu, akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas menuju Jakarta mengalami kemacetan panjang.
Akibat kecelakaan yang melibatkan banyak kendaraan, situasi di sekitar lokasi kecelakaan sangat padat dan macet.
Pengendara yang terjebak dalam kemacetan diminta untuk bersabar, sementara petugas terus berusaha untuk memperlancar lalu lintas dan memastikan keselamatan para korban.
Kecelakaan beruntun ini menjadi pengingat penting bagi pengemudi untuk selalu berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca buruk seperti hujan.
Pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar kendaraan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, terutama rem dan sistem keamanan lainnya.
Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti dari kecelakaan tersebut dan akan terus memberikan pembaruan terkait perkembangan situasi di lapangan. (khim)
Editor : Abdul Rokhim