FLORES TIMUR – Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus hebat pada Senin (4/11) dini hari.
Erupsi tersebut menewaskan sembilan orang dan menghancurkan rumah-rumah warga di sekitar kawasan tersebut.
Kwpala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Avi Manggota Hallan, menyatakan bahwa sembilan korban telah berhasil dievakuasi.
Korban tewas terdiri dari delapan orang dewasa dan satu anak-anak. Namun, data ini masih bersifat sementara, karena proses evakuasi dan pendataan korban masih terus berlangsung.
"Korban meninggal yang sudah berhasil dievakuasi sembilan orang," kata Avi Manggota Hallan dalam keterangannya.
Erupsi Gunung Lewotobi ini tidak hanya memuntahkan lahar panas, tetapi juga disertai lontaran pasir dan bebatuan yang menyebabkan kebakaran rumah dan kerusakan berat pada bangunan lain, termasuk sekolah dan fasilitas umum.
Sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan parah akibat tertimbun material vulkanik.
Kondisi jalan di sekitar Gunung Lewotobi kini tertutup abu vulkanik dan pasir, membuatnya sulit dilalui.
Pepohonan di permukiman warga pun tertutup lapisan abu putih yang tebal.
BPBD Flores Timur dan pihak terkait telah mengevakuasi warga yang terdampak ke beberapa titik aman, termasuk Desa Lewolaga dan sekitarnya.
Evakuasi dan upaya pembersihan area terdampak terus dilakukan oleh tim gabungan untuk memastikan keselamatan warga yang masih berada di zona bahaya.
Editor : Abdul Rokhim