RADAR KUDUS – Hari ini tepat dua tahun tragedi Kanjuruhan terjadi. Pada tragedi yang memilukan dalam dunia sepak bola Indoensia itu, ada 135 orang tewas hanya karena menonton sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Magelang.
Kronologi Tragedi Kanjuruhan
Kejadian nahas itu trejadi pada Sabu 1 Oktober 2022. Ragedi itu trejadi setelah pertandingan Arema FC bs Persebaya.
Kerusuhan terjadi setelah Arema FC kalah 2-3 melawan Persebaya.
Mulanya pada proses pertandingan tidan ada permasalahan. Semuanya lancar. Permasalahan terjadi usai pertandingan selesai. Hal ini terjadi karena kekecewaan para penonton yang melihat tim kesayangannya kalah selama 23 tahun bertanding di kandang sendiri.
Karena situasi semakin tak terkendali, polisi akhirnya menembakkan gas air mata kepada penonton. Sebab penonton semakin anarkitis dan merusak fasilitas stadion.
Viral Presiden Jokowi Tertawa Ditanya Tragedi Kanjuruhan
Momen saat Presiden Jokowi menjawab pertanyaan dari jurnalis tentang kembali ramai menjadi perbincangan di media sosial pada Selasa 1 Oktober 2024.
Saat ditanya mengenai mastermind atau otak pelaku tragedi Kanjuruhan, Jokowi mengklaim akan menjawabnya lain waktu sembari tertawa.
Kejadian itu ada saat Konferensi Pers di Istana Merdeka pada Selasa, 7 Februari 2023.
Momen saat Presiden Jokowi merespon pertanyaan dari jurnalis itu mendapat sorotan lagi
Dalam potongan video yang diunggah akun Twitter/X @arsipaja pada Selasa 1 Oktober 2024 terlihat dalam konferensi pers, Jokowi didampingi Ketua KPK Firli Bahuri, Menko Polhukam Mahfud MD, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Setelah Jokowi selesai menyampaikan, pihaknya mempersilakan kepada jurnalis untuk mengajukan pertanyaan.
Beragam pertanyaan disodorkan kepadanya hingga ada yang menanyakan terkait tindak lanjut Kanjuruhan.
Namun Jokowi enggan menjawab dan pergi meninggalkan konferensi pers lalu tertawa.
Tidak hanya Jokowi, respon yang sama terlihat dari pejabat lainnya yang mendampingi.
Respon Jokowi tersebut memantik amarah dan kekecewaan dari Netizen.
Banyak netizen menilai respon Jokowi tersebut sebagai bentuk meremehkan dari tragedi hilangnya ratusan nyawa di stadion sepak bola.
"1 Oktober 2022 - 1 Oktober 2024 Mengenang 2 tahun tragedi Kanjuruhan
Al Fatihah untuk 135+ korban & matinya keadilan," tulis akun @ARSIPAJA.
"Petinggi negara pun menyepelekan kejadian kemanusiaan hingga saat ini belum ada jawaban dari pertanyaan.." tulis akun @genera******.
"Pertanyaan serius yang menyangkut pembunuhan massal dijawab cengengesan gak ada rasa sedih," tulis akun @aziz*******.
"..orang ini nanti di akhirat bakal jadi persaksian di depan tuhan," tulis akun @antip*****.
Editor : Noor Syafaatul Udhma