RADAR KUDUS - Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) meminta maaf atas masalah yang terjadi PON XXI di Aceh.
Hal ini terkait kesiapan infrastruktur serta keluhan para atlet yang viral dan disampaikan kepada mereka secara langsung.
Baca Juga: Simak! 2 Kementerian Ini Masih Buka Pendaftaran CPNS 2024, Lulusan SMA Bisa Daftar
Baca Juga: Peringatan Cuaca Ekstrem BMKG 13-14 September 2024: 8 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat
Hal ini disampaikan Dito saat menjawab pertanyaan para wartawan pada Kamis (12/9/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, penyelenggaraan PON XXI di Aceh Sumatera Utara sempat viral karena terdapat berbagai masalah seperti infrastruktur hingga katering.
Baca Juga: Bukan Tanda Peralihan Musim, Ini Kata BMKG Tentang Hujan yang Turun Beberapa Hari Belakangan
Baca Juga: Viral! Paman di Bulukumba Sulsel Aniaya Keponakannya Sendiri Gegeara Sering Curi Uang Nenek
Baca Juga: Dugaan Suap Dana Hibah, Rumah Kakak Cak Imin Abdul Halim Iskandar Mendes PDTT Digeledah KPK
Dalam sebuah video yang viral di medsos, para atlet terlihat harus melalui dan terjebak di jalan berlumpur belakang gedung indoor yang belum selesai dikerjakan.
Begitu juga dengan salah satu fasilitas air wudu yang tidak bisa digunakan, dan katering yang dinilai tidak layak saat PON.
Banyak warga yang melihat hal tersebut tidak wajar apalagi acara tersebut adalah acara berstandar nasional.
Dalam pernyataannya, Dito meminta maaf atas masalah yang terjadi saat PON.
Baca Juga: Kecelakaan di Tol JORR: Ertiga Tabrak Bahu Jalan, Lalu Lintas Padat
Baca Juga: Update Statistik Pendaftar CPNS di Instansi yang Ramai serta Sepi Peminat
"Ini saya harus mohon maaf. Mungkin ada koordinasi yang sangat besar dan ini agak menunda waktunya.Tetapi kami jamin permainan bisa melakukan semua. Tapi ini mengebut semua sarana yang kami bereskan.
Semua keluhan masyarakat dan para atlet yang ada terpampang di media sosial atau secara langsung kepada kami pasti kami teruskan satgas tatakelola penyelenggara PON,” kata Dito.
Editor : Noor Syafaatul Udhma