RADAR KUDUS - Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 dijadwalkan berlangsung hingga 10 September 2024.
Hingga saat ini, lebih dari 3,2 juta pelamar telah memilih instansi tujuan. Namun, sejumlah instansi pusat dan daerah masih mencatatkan jumlah pendaftar yang relatif rendah, membuka peluang bagi pelamar yang ingin meningkatkan kesempatan lolos seleksi.
Berikut ini adalah beberapa instansi yang tercatat masih sepi peminat dibandingkan dengan instansi lainnya:
- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI): Dari 63 formasi yang dibuka, baru 345 pelamar yang mendaftar.
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB): Dari 61 formasi, terdapat 374 pelamar.
- Sekretariat Jenderal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Setjen Komnas HAM): Dari 38 formasi, terdapat 416 pendaftar.
- Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (Setjen MPR): Dari 25 formasi, ada 427 pendaftar.
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN): Dari 500 formasi, hanya 460 pelamar yang terdaftar.
- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP): Dari 53 formasi, jumlah pendaftar mencapai 745 orang.
- Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Pertahanan Nasional (Setjen Wantannas): Dari 64 formasi, terdapat 838 pelamar.
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT): Dari 194 formasi, tercatat 877 pelamar.
- Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (Setjen KY): Dari 145 formasi, terdapat 970 pendaftar.
- Badan Informasi Geospasial: Dari 82 formasi, jumlah pendaftar mencapai 1.107 orang.
Kondisi sepinya pendaftar di beberapa instansi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor.
Beberapa instansi berlokasi jauh dari pusat kota, sehingga menyulitkan akses bagi sebagian besar pelamar.
Selain itu, ada formasi yang memerlukan kualifikasi khusus yang tidak dimiliki oleh semua calon pelamar.
Kurangnya promosi dan informasi mengenai kesempatan kerja di beberapa instansi ini juga menjadi salah satu penyebab rendahnya minat.
Bagi pelamar yang masih ragu dalam memilih instansi, saat ini merupakan momen yang tepat untuk mempertimbangkan instansi-instansi yang masih sepi peminat.
Dengan begitu, peluang untuk lolos seleksi akan semakin besar.
Jangan ragu untuk segera melengkapi persyaratan dan melakukan pendaftaran sebelum tenggat waktu berakhir pada 10 September 2024.(ury)
Editor : Abdul Rokhim