Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Trending, Indonesia di Guncang 2 Gempa Bersamaan, Sinyal Bahaya dari Zona Megathrust?

Zakarias Fariury • Sabtu, 7 September 2024 | 18:38 WIB
Ilustrasi Seismometer Gempa
Ilustrasi Seismometer Gempa

RADAR KUDUS - Sabtu, 7 September 2024, menjadi hari yang penuh guncangan bagi wilayah Indonesia.

Dua gempa bumi dengan magnitudo yang berbeda mengguncang wilayah Papua Tengah dan Bali.

Meskipun tidak menimbulkan potensi tsunami, peristiwa ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

Gempa Papua Tengah: Magnitudo 5,1

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa pertama terjadi di wilayah Papua Tengah, tepatnya di kawasan Intan Jaya.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 08.14 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,1.

Pusat gempa berada sekitar 49 kilometer tenggara Intan Jaya, dengan titik koordinat 3.91 Lintang Selatan dan 136.93 Bujur Timur, serta kedalaman 170 kilometer di bawah permukaan tanah.

BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Informasi ini disampaikan secara resmi melalui laman X BMKG, yang menekankan bahwa data awal lebih mengutamakan kecepatan dalam pelaporan.

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam pernyataannya.

Meskipun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban dari gempa tersebut.

BMKG terus memantau perkembangan situasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

BERGETAR: Gempa dengan magnitude 5.1 guncang Intan Jaya Papua Pegunungan beberapa waktu lalu. (X: @bmkg)
BERGETAR: Gempa dengan magnitude 5.1 guncang Intan Jaya Papua Pegunungan beberapa waktu lalu. (X: @bmkg)

Gempa Bali: Magnitudo 4,9 Mengguncang Gianyar

Selang beberapa menit setelah gempa di Papua Tengah, gempa bumi lain dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Bali.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 08.51 WITA dan terasa hingga beberapa kabupaten di Pulau Bali serta Lombok Barat.

BMKG mencatat pusat gempa berada di titik 2 kilometer timur laut Gianyar, tepatnya pada koordinat 8.52 Lintang Selatan dan 115.35 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa ini terasa di beberapa wilayah dengan intensitas III hingga IV MMI (Modified Mercalli Intensity).

BMKG melaporkan bahwa gempa tersebut dirasakan di Gianyar, Tabanan, Badung, Denpasar, Klungkung, hingga Mataram dan Lombok Barat.

Intensitas IV MMI berarti gempa dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, gerabah pecah, dan jendela atau pintu berderik.

Sementara itu, intensitas III MMI menggambarkan getaran yang nyata dirasakan di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar yang melintas.

Di Bali, guncangan ini sempat membuat panik penghuni hotel di kawasan Jalan Gatsu Barat, Denpasar.

Mereka berlarian keluar bangunan untuk mencari tempat yang aman.

"Gempa terasa hanya beberapa detik, tetapi cukup kuat untuk membuat kami panik dan keluar," ujar salah satu saksi mata yang berada di lokasi.

Namun, hingga saat ini, Kepala Pelaksana BPBD Bali Made Rentin belum memberikan konfirmasi terkait adanya kerusakan atau dampak signifikan dari gempa tersebut.

Pertanyaan Tentang Zona Megathrust

Kejadian dua gempa beruntun ini memunculkan spekulasi di kalangan masyarakat tentang potensi aktivitas di zona megathrust.

Meskipun tidak ada indikasi langsung yang mengaitkan kedua gempa ini dengan zona tersebut, BMKG terus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam di masa depan.

Zona megathrust sendiri merupakan area subduksi yang berpotensi memicu gempa besar, dan wilayah Indonesia berada di salah satu zona rawan tersebut.

BMKG dan ahli gempa bumi selalu mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berdasar ilmiah dan selalu mengikuti perkembangan resmi dari lembaga terkait.

Aktivitas gempa memang kerap terjadi di Indonesia, namun kewaspadaan dan kesiapan menjadi kunci dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin datang.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, dan segera mencari informasi dari sumber yang dapat dipercaya.

BMKG berjanji akan terus memantau aktivitas seismik di seluruh wilayah Indonesia dan memberikan pembaruan secara berkala. (ury)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika #mataram #gempa bali #megathrust indonesia #bali #badung bali #megathrust adalah #gempa bali bisa terjadi berulang #kapan megathrust #Klungkung Bali #gempa papua #Gianyar - Bali #Intan Jaya Papua #apa itu megathrust #gempa hari ini #Lombok #megathrust #gempa papua hari ini #gempa bumi #tabanan bali #lombok barat #intan jaya #bmkg #denpasar #tsunami