Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

SKK Migas Tanam Mangrove, Usaha Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, SKK Migas: Setiap Pohon Adalah Harapan

Ugikwp • Sabtu, 7 September 2024 | 16:08 WIB

 

LINGKUNGAN BERKELANJUTAN: Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tengg
LINGKUNGAN BERKELANJUTAN: Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tengg

JOGJAKARTA - Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas Bumi melaksanakan Sinergi Jaga Lingkungan bersama Media Jumat (06/09/2024) di muara Sungai Bogowonto, kawasan Pantai Congot, Temon, Kulon Progo.

Dalam kegiatan itu tanaman mangrove ditanam dari Pjs SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Kepala Devisi Program dan Komunikasi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Yogyakarta, dan para awak media.

Penanaman pohon bagian dari rangkaian acara Lokakarya Media SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang bertema

“Industri Hulu Migas dalam Energi Transisi dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan”. Maka tahun ini SKK Migas ditarget mampu menanam 1,6 juta pohon. Untuk memenuhi target penanaman itu, maka dilaksanakan beberapa kali tanam pohon.

”Kalau tidak salah ini (penanaman pohon, Red) sudah yang kelima kali. Target tahun ini 1,6 juta pohon,” Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro usai penanaman mangrove.

Tahun kemarin atau 2023, SKK Migas telah menanam sekitar 2 juta pohon lebih. Dan tahun ini targetnya 1,6 juta pohon. ”Pohon itu termasuk mangrove. Tahun depan rencana tanam pohon tergantung rapat di akhir tahun nanti,” tegasnya.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (SKK Migas Jabanusa) Febrian Ihsan menambahkan belum lama ini pihaknya juga telah menanam 10 ribu bibit pohon mangrove di Kebun Mangrove Surabaya.

”Kami cukup aktif melaksanakan kegiatan tanam pohon,” jelasnya.

Hudi-panggilan akrab Hudi D. Suryodiputo-menjelaskan dalam proses penanaman pohon, SKK Migas tak sendiri. Tetapi melibatkan banyak pihak. Mulai dari pemerintah hingga komunitas peduli lingkungan.

”Kunci ini (tanam pohon, Red) berhasil setelah ditanam itu kan dirawat. Sementara fokus kami kan bukan perawatan, tetapi eksplorasi dan eksploitasi Migas. Jadi kami melibatkan komunitas-komunitas. Komunitas inilah yang ikut merawat.

Ia menegaskan kegiatan tanam pohon tidak hanya seremonial, tetapi juga berkelanjutan.

”Di sini (kawasan Pantai Congot, Temon, Kulon Progo, Red) kan ada yang merawat. Juga jadi tidak sekadar menanam, tetapi juga berkelanjutan. Kami pilih lokasi yang ditanam bisa berkembang. Misi kita tetap tercapai,” tandasnya lagi.

Hudi menjelaskan program ini tak hanya di daerah dan pelosok, tetapi juga kerja sama dengan pemerintah pusat. Misalkan Kementerian Lingkungan Hidup. Begitu juga di pemerintah daerah seperti provinsi dan kabupaten.

Belum lama ini pihaknya juga menanam mangrove bersama PetroChina. Salah satu tujuannya yaitu salah satu pulau di Pulau Seribu itu tidak tenggelam.

Pjs. Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Asyhad dalam sambutan dan pembukaan acara itu menjelaskan jangan pernah lelah menaruh harapan, karena setiap menanam pohon adalah sebuah harapan.

”Di mana setiap apa yang kita tanaman adalah harapan masa depan kita,” ucapnya di hadapan media dan Pemerintah Yogyakarta yang kemudian disambut tepuk tangan sangat meriah.

Sebelum dilaksanakan kegiatan penanaman mangrove, juga dilaksanakan lokakarya di A&M Co. Yogyakarta Kamis (05/09/2024). Juga santunan anak yatim. (zen)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#skk migas #Menanam #migas