Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Duka, Ekonom Terkenal Faisal Basri Meninggal Dunia

Zakarias Fariury • Kamis, 5 September 2024 | 14:29 WIB

 

Faisal Basri
Faisal Basri

RADAR KUDUS - Kabar duka menyelimuti dunia ekonomi Indonesia. Faisal Basri, seorang ekonom senior dari Universitas Indonesia (UI) dan pendiri Institute for Development of Economics and Finance (Indef), meninggal dunia pada Kamis, 5 September 2024, pukul 03.50 WIB di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta.

Faisal berpulang pada usia 65 tahun setelah sempat dirawat akibat sakit yang belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Kabar kepergian Faisal Basri dikonfirmasi oleh Eko Listiyanto, Wakil Direktur Indef, yang membenarkan informasi tersebut kepada awak media.

"Iya benar, beliau meninggal dunia," ujar Eko saat dihubungi pada Kamis pagi.

Keterangan lebih lanjut menyebutkan bahwa Faisal telah mengalami sakit sejak beberapa hari sebelumnya, sebagaimana diungkapkan oleh pihak keluarga.

Berita duka ini juga disampaikan oleh keluarga melalui pesan resmi yang tersebar di berbagai platform komunikasi.

Faisal Basri dikenal luas sebagai sosok yang berdedikasi di bidang ekonomi dan politik Indonesia.

Pemikirannya yang tajam dan analisis yang mendalam mengenai berbagai isu ekonomi kerap menjadi rujukan bagi banyak kalangan, baik di akademisi, pemerintahan, hingga media.

Sebagai salah satu pendiri Indef, kontribusi Faisal dalam memperkaya diskursus ekonomi dan memberikan pandangan kritis terhadap kebijakan pemerintah telah memberikan dampak signifikan bagi perkembangan ekonomi nasional.

Penghormatan Terakhir dan Prosesi Pemakaman

Jenazah Faisal Basri disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Komplek Gudang Peluru, Blok A 60, Jakarta Selatan.

Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa prosesi pemakaman akan dilakukan setelah salat Ashar, dengan pemberangkatan jenazah dari Masjid Az Zahra di kawasan Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari rekan sejawat, akademisi, hingga pejabat negara.

Banyak yang mengenang Faisal Basri sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan konsisten memperjuangkan prinsip-prinsip ekonomi yang berkeadilan.

Perjalanan Karier Faisal Basri

Selama kariernya, Faisal Basri dikenal sebagai figur yang vokal dalam menyampaikan pandangan kritisnya terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.

Sebagai seorang akademisi dan pengamat ekonomi, Faisal sering terlibat dalam berbagai forum diskusi, seminar, dan acara televisi.

Ia juga dikenal luas sebagai penulis produktif, menghasilkan berbagai tulisan dan analisis yang menyuarakan isu-isu ekonomi strategis dengan sudut pandang yang tajam namun membumi.

Faisal Basri juga sering memberikan masukan terhadap isu-isu penting seperti ketimpangan ekonomi, distribusi kekayaan, dan pengelolaan sumber daya alam.

Pandangannya yang tajam membuatnya disegani, baik oleh sesama ekonom maupun oleh masyarakat luas yang mengikuti perkembangan kebijakan ekonomi di Indonesia.

Dengan kepergiannya, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik yang telah banyak berkontribusi dalam memberikan pencerahan dan solusi di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi bangsa.

Faisal Basri meninggalkan istri, Syafitrie (Fitrie), serta tiga anaknya, Anwar Ibrahim Basri, Siti Nabila Azuraa Basri, dan Muhammad Attar Basri.

Keluarga yang ditinggalkan mengharapkan doa dari seluruh masyarakat agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Legacy Faisal Basri

Bagi banyak orang, Faisal Basri bukan sekadar seorang ekonom, tetapi juga seorang intelektual yang selalu berpihak pada kebenaran dan keadilan sosial.

Keberanian Faisal dalam menyuarakan kritik terhadap kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat, bahkan di masa-masa sulit, merupakan cerminan dari integritas dan komitmennya untuk memperjuangkan ekonomi yang lebih berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Nama Faisal Basri akan selalu dikenang sebagai sosok yang gigih dalam memperjuangkan nilai-nilai kebenaran, dan kepergiannya meninggalkan jejak yang dalam di dunia ekonomi Indonesia.

Selamat Jalan Faisal Basri, Redaksi Radar Kudus mengucapkan berbela sungkawa sebesar besarnya. (ury)

Editor : Abdul Rokhim
#kabar duka #penyebab faisal basri meninggal #dimana faisal basri dimakamkan #pemakaman faisal basri #Jaringan Irigasi Desa Ngabab #faisal basri meninggal