RADAR KUDUS - PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku efektif mulai Minggu, 1 September 2024.
Penurunan harga ini terjadi setelah sebelumnya pada Agustus 2024, Pertamina sempat menaikkan harga sejumlah jenis BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Menurut informasi yang diperoleh dari situs resmi Pertamina, MyPertamina.id, penurunan harga ini diterapkan di beberapa wilayah, termasuk DKI Jakarta, provinsi-provinsi di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai contoh, harga Pertamax di wilayah-wilayah tersebut turun dari sebelumnya Rp 13.700 per liter menjadi Rp 12.950 per liter.
Pertamax Green 95 yang sebelumnya dibanderol Rp 15.000 per liter, kini dijual dengan harga Rp 13.650 per liter.
Sementara itu, Pertamax Turbo mengalami penurunan harga dari Rp 15.450 menjadi Rp 14.475 per liter.
Dexlite, jenis solar non-subsidi, juga mengalami penurunan harga dari Rp 15.350 per liter menjadi Rp 14.050 per liter, sedangkan Pertamina Dex turun dari Rp 15.650 menjadi Rp 14.550 per liter.
Penyesuaian harga ini dilakukan Pertamina sebagai tindak lanjut dari Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang merupakan perubahan atas Kepmen ESDM No. 62 K/12/MEM/2020.
Keputusan ini mengatur tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum, baik jenis bensin maupun solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar (Biosolar) tidak mengalami perubahan.
Pertalite tetap dijual dengan harga Rp 10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi (Biosolar) dipatok pada harga Rp 6.800 per liter.
Penurunan harga BBM non-subsidi ini berlaku di berbagai daerah di Indonesia, dengan penyesuaian harga yang bervariasi tergantung pada wilayahnya.
Berikut adalah daftar lengkap harga BBM non-subsidi Pertamina yang mulai berlaku per 1 September 2024:
Aceh dan Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Di Provinsi Aceh, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp 12.950 per liter, sementara Pertamax Turbo berada di angka Rp 14.475 per liter.
Dexlite dihargai Rp 14.050 per liter, dan Pertamina Dex dijual Rp 14.550 per liter. Khusus untuk wilayah Free Trade Zone Sabang, harga Pertamax lebih rendah, yaitu Rp 11.900 per liter, dan Dexlite Rp 12.900 per liter.
Sumatera
Harga BBM di Sumatera Utara menempatkan Pertamax pada Rp 13.250 per liter, Pertamax Turbo Rp 14.800, Dexlite Rp 14.400, dan Pertamina Dex Rp 14.900.
Sementara itu, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu mencatat harga yang sedikit lebih tinggi.
Di provinsi-provinsi ini, Pertamax dijual seharga Rp 13.550 per liter, Pertamax Turbo Rp 15.100, Dexlite Rp 14.700, dan Pertamina Dex Rp 15.200 per liter.
Wilayah FTZ Batam mencatat harga BBM lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya, dengan Pertamax Rp 12.400 per liter dan Dexlite Rp 13.400 per liter.
Pulau Jawa dan Bali
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur seragam menerapkan harga Pertamax Rp 12.950 per liter, Pertamax Turbo Rp 14.475, dan Pertamax Green 95 sebesar Rp 13.650 per liter.
Harga Dexlite dan Pertamina Dex di wilayah ini masing-masing Rp 14.050 dan Rp 14.550 per liter.
Harga yang sama juga diterapkan di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara.
Kalimantan dan Sulawesi
Di Kalimantan Barat, Tengah, Timur, dan Utara, harga Pertamax berkisar antara Rp 13.250 hingga Rp 13.550 per liter, dengan harga Dexlite di angka Rp 14.400 hingga Rp 14.700.
Pertamina Dex juga bervariasi mulai dari Rp 14.900 hingga Rp 15.200 per liter.
Wilayah Sulawesi juga mengalami penyesuaian serupa, dengan harga Pertamax mulai dari Rp 13.250 hingga Rp 14.800 per liter di beberapa provinsi seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo.
Maluku dan Papua
Di wilayah Maluku dan Maluku Utara, harga Pertamax ditetapkan Rp 13.250 per liter, sedangkan Dexlite mencapai Rp 14.400 per liter.
Di Papua, harga Pertamax seragam sebesar Rp 13.250 per liter, dengan Dexlite di angka Rp 14.400, serta Pertamax Turbo yang dijual seharga Rp 14.800 per liter.
Penyesuaian harga ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan BBM di seluruh wilayah Indonesia dan mendukung stabilitas perekonomian di masing-masing daerah. (ury)
Editor : Ali Mustofa