Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Anies Baswedan Tak Terlihat, PDIP Umumkan 6 Pasangan Calon Kepala Daerah, Ini Nama-namanya

Zakarias Fariury • Selasa, 27 Agustus 2024 | 02:30 WIB
Megawati soekarnoputri. (ISTIMEWA)
Megawati soekarnoputri. (ISTIMEWA)

RADAR KUDUS - Dalam perhelatan politik yang terus memanas menjelang Pilkada Serentak 2024, PDI-P kembali mengumumkan nama-nama calon kepala daerah yang akan mereka usung.

Namun, salah satu nama yang sempat menjadi perbincangan hangat, yakni Anies Baswedan, tidak termasuk dalam daftar calon kepala daerah yang diumumkan oleh Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, pada Senin (26/8/2024) siang.

Bertempat di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, mengumumkan enam calon kepala daerah tingkat provinsi dalam gelombang ketiga pengumuman calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2024

 

Namun, pantauan dari Kompas.com menunjukkan bahwa nama Anies Baswedan, yang sebelumnya santer dikaitkan dengan beberapa posisi strategis, tidak termasuk dalam daftar tersebut.

Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak terlihat hadir dalam acara pengumuman yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai.

Pengumuman ini menambah daftar panjang calon kepala daerah yang telah diumumkan PDI-P.

Pada hari ini, partai berlambang banteng ini mengumumkan 60 nama calon kepala daerah, yang terdiri dari enam bakal calon gubernur dan wakil gubernur, 38 bakal calon bupati dan wakil bupati, serta 16 bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Hasto Kristiyanto di hadapan Megawati Soekarnoputri dan jajaran petinggi PDI-P, termasuk Bendahara Umum Olly Dondokambey, Wakil Bendahara Said Abdullah, serta beberapa tokoh penting lainnya seperti Rudianto Tjen, Yuke Yurike, dan Wasekjen Yoseph Aryo Adhie Darmo.

Dalam daftar calon kepala daerah yang diumumkan hari ini, berikut adalah beberapa nama yang akan berlaga di Pilkada 2024:

1. Sulawesi Utara

Steven Kandouw berpasangan dengan Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Djoike Tuejeh.

2. Banten

Airin Rachmi Diany berpasangan dengan Ade Sumardi.

3. Jawa Tengah

Andika Perkasa berpasangan dengan Hendrar Prihadi (Hendi).

4. Gorontalo

Hamzah Isa berpasangan dengan Andurrahman Abubakar Bahmid.

5. Nusa Tenggara Timur (NTT)

Yohanis Fransiskus Lema berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto.

6. Kalimantan Utara

Andi Sulaiman berpasangan dengan Andri Partono.

Acara pengumuman ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting PDI-P, termasuk Ketua DPP PDI-P Komaruddin Watubun, Djarot Saiful Hidayat, Deddy Sitorus, Adian Napitupulu, serta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok.

Tak ketinggalan, putra Megawati, Prananda Prabowo, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI-P bidang Ekonomi Kreatif, turut hadir.

Beberapa pejabat lainnya seperti Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, serta mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, juga tampak di lokasi.

Setelah pengumuman resmi, Megawati Soekarnoputri secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para calon kepala daerah yang diusung oleh PDI-P.

Dengan penyerahan SK ini, para calon resmi mendapatkan dukungan penuh dari partai untuk bertarung di Pilkada 2024.

Sebelumnya, PDI-P telah mengumumkan 169 calon kepala daerah dalam dua gelombang pengumuman sebelumnya, yang dilaksanakan pada 14 Agustus.

Dengan pengumuman gelombang ketiga ini, total 229 calon kepala daerah telah diumumkan oleh PDI-P untuk Pilkada 2024.

Keputusan PDI-P untuk tidak memasukkan nama Anies Baswedan dalam daftar calon kepala daerah pada pengumuman kali ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi.

Beberapa pihak menilai hal ini sebagai strategi politik PDI-P yang sedang berhati-hati dalam menentukan dukungan, mengingat Anies Baswedan adalah tokoh yang memiliki basis pendukung yang kuat.

Sementara itu, PDI-P sendiri belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan di balik tidak diumumkannya Anies Baswedan pada kesempatan ini.

Dengan semakin dekatnya Pilkada 2024, langkah-langkah politik dari partai-partai besar seperti PDI-P tentu akan terus menjadi sorotan publik.

Bagaimana strategi dan aliansi politik yang akan terbentuk dalam beberapa bulan mendatang akan sangat menentukan peta politik Indonesia di masa depan. (ury)

Editor : Ali Mustofa
#calon bupati #pdip #ahok #gubernur #pilkada #politik #Pilkada Serentak 2024 #calon kepala daerah #megawati