Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Profil dan Sosok Reza Rahardian Matulessy yang Viral Ikut Demo Kawal Putusan MK di Jakarta

Andre Faidhil Falah • Jumat, 23 Agustus 2024 | 01:39 WIB
profil Reza Rahardian
profil Reza Rahardian

RADAR KUDUS - Reza Rahadian Matulessy, yang lahir pada 5 Maret 1987, adalah seorang aktor, model, penyanyi, dan sutradara Indonesia keturunan Persia dan Ambon.

Pria yang lahir di Bogor pada 5 Maret 1987 ini kehilangan ayahnya sejak kecil dan menjadi anak yatim.

Demi membantu ibunya, pada usia 10 tahun, Reza memutuskan untuk menawarkan jasa pemotongan rumput di kompleks sekitar dengan menggunakan sepeda.

Dari usaha tersebut, ia mendapatkan bayaran sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu.

Dedikasi dan ambisi yang tinggi mendorong Reza untuk memulai kariernya di Jakarta.

Berdasar berbagai sumber, Reza Rahadian memulai perjalanan profesionalnya di dunia modeling dan pada usia 17 tahun, ia meraih penghargaan sebagai Favorit Top Guest dari majalah remaja Aneka Yess.

Dia menjabat sebagai Ketua Festival Film Indonesia dari tahun 2021 hingga 2023.

Reza adalah anak sulung dari dua bersaudara, hasil perkawinan antara Abdul Rahim, seorang pria Persia, dan Pratiwi Widantini Matulessy, wanita keturunan Ambon.

Ia memiliki satu adik tiri bernama David Jonathan Timothee Matulessy dari pernikahan kedua ibunya.

Nama "Rahadian" menggabungkan nama orang tua Reza, yang berarti "anak kesayangan Rahim dan Pratiwi," sementara "Matulessy" adalah nama keluarga dari ibunya.

Orang tua Reza telah berpisah ketika ia masih berusia enam bulan.

Meskipun dibesarkan oleh ibunya sebagai orang tua tunggal, Reza tidak merasa kehilangan figur ayah.

Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga dengan agama yang berbeda, di mana ibunya yang beragama Kristen mengajarkannya untuk selalu bersikap toleran terhadap perbedaan agama, meskipun Reza kemudian memeluk agama Islam.

Reza memulai kariernya sebagai figuran dalam serial televisi "Bidadari" dari tahun 2003 hingga 2004.

Pada tahun 2004, ia meraih penghargaan sebagai Favorite Top Guest dalam sebuah ajang yang diadakan oleh majalah Aneka Yess!.

Pada tahun 2009, Reza berperan dalam film "Perempuan Berkalung Sorban," yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

Meskipun awalnya mengikuti audisi untuk peran minor, ia terpilih untuk peran utama sebagai Samsuddin, seorang suami yang berpoligami dengan karakter yang keras.

Perannya dalam film ini membawanya meraih Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

Ia kemudian berakting dalam film "3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta" dan "Alangkah Lucunya (Negeri Ini)," yang membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2010.

Pada tahun 2012, Reza memerankan karakter penderita anoreksia nervosa dalam film "Brokenhearts," di mana ia harus menurunkan berat badan sekitar sepuluh kilogram untuk perannya.

Ia juga tampil dalam film "Perahu Kertas" dan sekuelnya "Perahu Kertas 2," yang diadaptasi dari novel Dewi Lestari, sebagai seorang pengusaha bernama Remi.

Di akhir tahun 2012, Reza berperan sebagai mantan Presiden Indonesia, B.J. Habibie, dalam film biopik "Habibie & Ainun," yang disutradarai oleh Faozan Rizal.

Film ini mengisahkan kehidupan dan romansa Habibie dengan istrinya, Hasri Ainun Besari, yang diperankan oleh Bunga Citra Lestari.

Niken dari The Jakarta Post menilai Reza memberikan representasi "sempurna" dari mantan presiden tersebut.

Perannya dalam film ini membawanya meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2013.

Pada tahun 2016, Reza membintangi film "My Stupid Boss," yang sukses baik secara artistik maupun komersial.

Ia meraih gelar Pemeran Utama Pria Terbaik untuk ketiga kalinya di Festival Film Indonesia 2016.

Selain itu, pada bulan Agustus di tahun yang sama, ia juga tampil dalam pementasan teater "Bunga Penutup Abad," adaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer, "Bumi Manusia" dan "Anak Semua Bangsa." (adr)

Editor : Ali Mustofa
#aktor #Reza Rahardian #Pemain Film #nasional #penghargaan #festival film #jakarta #Demo MK #sutradara