RADAR KUDUS – Persembahan doa saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di IKN pada Sabtu (17/8/2024) menuai pujian.
Doa yang dibacakan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tersebut berisikan sejumlah kalimat yang dinilai bagus sekaligus menyindir kondisi Indonesia saat ini.
Lantunan doa ini diunggah ulang oleh netizen atau warganet di media sosial Twitter usai Upacara selesai pada Sabtu (17/8/2024).
Salah satu yang disorot adalah kalimat berikut:
“Beratus tahun sudah kami dijajah bangsa asing, dan kini setelah merasa merdeka kami mulai dijajah oleh nafsu dan kedengkian kami sendiri”
“Ya Tuhan kami, jajahlah kami, jajahlah kami olehMu sendiri, jangan biarkan selainMu termasuk diri diri kami ikut menjajah kami,”
Begitu juga dengan kalimat berikut:
“Ya Tuhan kami yang bijaksana, karuniailah pemimpin pemimpin kami kearifan dan kebijaksanaan. Bukakanlah hati kami untuk menjunjung tinggi kejujuran dan menegakkan keadilan..
Bukakanlah hati kami untuk mementingkan kepentingan bersama melebihi kepentingan pribadi”
Baca Juga: Rangkaian Acara Upacara Kemerdekaan di IKN: Pertama Kali Digelar di Dua Lokasi
“Ya Allah, muliakanlah para pemimpin kami, limpahkan cahaya petunjuk kepada mereka, akal, hati, dan jiwa. Bimbing dan pandu kami melewati masa-masa peralihan ini agar bisa bergerak menuju kemajuan, keadilan dan kesejahteraan ,”
Juga dengan kalimat,
“Ampunilah dosa para pemimpin kami”
Netizen yang membagikan rekaman doa tersebut menilai doa tersebut sangat bagus.
“Semoga bukan hanya kata-kata,” tulis akun @aingri***** yang kemudian direpost lebih dari 1500 kali dan mendapat lebih dari 150 ribu views.
Ada juga yang merasa tidak rela dengan lantunan doa tersebut.
"Gue (aku--red)pas denger dia doa dengan kata-kata semoga dihapuskan dosa-dosa para pemimpin kami, gue auto teriak ogaaah. Gak mau doain begituuu kalo bisa kasih mereka azab yang banyak," tulis akun @ohsar***.
Beberapa menilai kalimat doa tersebut juga merupakan gambaran atas apa yang terjadi di Indonesia saat ini.
Editor : Abdul Rokhim