RADAR KUDUS – Pasangan Dharma Pongrekun – Kun Wardana dikabarkan lolos jadi pasangan Independen Pemilihan Gubernur Jakarta pada Kamis (15/8/2024).
Usai kabar penetapan itu, muncul protes di media sosial atas temuan para warga Jakarta yang Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor KTP nya dicatut dalam data KPU sebagai pendukung Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Perseorangan, yakni Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.
Hal ini ramai menjadi perbincangan di media sosial Twitter pada Jumat (16/8/2024). Muncul dugaan dicatutnya KTP tanpa izin ini akibat dari kebocoran data sebelumnya.
“Warga Jakarta CEK KTP LO PADA SEKARANG! Gua gak tau ini siapa dan gua gak pernah merasa daftarin dukungan gua ke orang ini, tiba-tiba NIK gua DICATUT sebagai PENDUKUNG DUA ORANG INI BUAT MAJU CAGUB DKI?? Yang bener aja lah @dukcapiljakarta @kpu_dki,” tulis akun @aya*dream*** yang kemudian mendapat lebih dari 2,6 juta views dan 7,951 repost.
Dari tangkapan layar yang disertakan, terlihat bahwa NIK-nya disebut:
“Mendukung Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Perseorangan Yang Didukung,
Nama Calon Kepala Daerah: Komjen Pol.(Purn). Dr.(H.C). Drs. Dharma Pongrekun, M.M, M.H.
Nama Calon Wakil Kepala Daerah: Dr. Ir. R. Kun Wardana Abyoto, M. T.”
Merespon info itu, banyak warga Jakarta kemudian turut memeriksa NIK atau nomor KTPnya di laman Portal Publikasi Pemilu, infopemilu.kpu.go.id/Pemilihan/cek_pendukung .
Baca Juga: Habib Luthfi bin Yahya Terima Anugerah Bintang Mahaputra Adipradana
Mereka juga meminta kepada KPU untuk memperbaiki data tersebut.
Banyak warga mengaku dicatut nomor KTP-nya. Padahal, mereka tidak pernah memberikan dukungan apapun pada orang-orang yang tertera dalam portal tersebut.
Banyak warga mengaku tidak rela nomor KTPnya dicatut untuk mendukung pasangan kandidat tersebut.
“Saya tidak pernah memberikan dukungan apapun pada orang-orang yang tertera pada data di foto ini. Bagaimana cara memperbaiki data saya? @dukcapiljakarta @ccdukcapil @DukcapilKDN @KPU_ID @kpu_dki” tulis akun @umen*****.
“Gue ngecek punya seluruh anggota keluarga gue dan begini semua. Kita ga pernah ngasih data apa-apa dan ga pernah kasih dukungan ke mereka. Demi Allah gue ga ikhlas, ga ridho dunia akhirat, siapapun yang ngebocorin data kami, bakal kami tuntut di hari akhir nanti,” tulis akun @sirius***.
Baca Juga: Armor Resmi Jadi Tersangka KDRT Cut Intan Nabila, Begini Respon BPD HIPMI Jawa Barat
Selain itu, komedian Bintang Emon juga merespon penemuan tersebut melalui Twitter.
Dari yang beredar di Twitter, terlihat juga banyak warga yang mengaku KTP keluarganya digunakan untuk dukungan kandidat tersebut tanpa ijin.
Bahkan kepada anggota keluarga yang sudah meninggal.
“Jadi ya bisa kebayang kan gimana caranya dua orang yang kita gak pernah tau mereka siapa dan kita gak pernah liat mereka kapan ngumpulin dukungan untuk jadi cagub DKI jalur independent tau-tau bisa lolos?,” tulis akun @iqbal_*****.
Editor : Noor Syafaatul Udhma