Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Apa yang Harus Dipersiapkan ketika Megathrust Datang? Catat Baik-Baik Perlengkapan agar Selamat dari Megathrust

Zakarias Fariury • Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:52 WIB
gempa megathrust
gempa megathrust

RADAR KUDUS - Diskusi mengenai potensi bencana gempa bumi kembali memanas setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa gempa megathrust yang mengancam Indonesia tinggal menunggu waktu.

Peringatan ini disampaikan oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, yang menyoroti kekhawatiran para ilmuwan Indonesia mengenai seismic gap di Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut.

Megathrust Selat Sunda diprediksi dapat memicu gempa berkekuatan M 8,7, sementara Megathrust Mentawai-Siberut diperkirakan bisa menyebabkan gempa dengan kekuatan M 8,9.

"Gempa di kedua segmen megathrust ini pada dasarnya tinggal menunggu waktu, karena wilayah-wilayah tersebut sudah ratusan tahun tidak mengalami gempa besar," ujar Daryono, seperti dilansir dari Kompas.com pada Senin (12/8/2024).

Pertanyaan yang timbul di tengah masyarakat adalah bagaimana cara yang tepat untuk menghadapi potensi gempa yang tidak bisa diprediksi waktunya.

Mengingat gempa dapat terjadi kapan saja, penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk siap siaga melalui upaya mitigasi yang efektif.

Langkah Mitigasi Bencana: Pentingnya Tas Siaga Bencana

Salah satu langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat secara mandiri adalah dengan mempersiapkan Tas Siaga Bencana (TSB).

Menurut Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (2019) yang diterbitkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tas Siaga Bencana adalah tas yang dipersiapkan untuk setiap anggota keluarga guna menghadapi situasi bencana atau keadaan darurat lainnya.

Tas ini harus mudah dibawa, tahan air, dan cukup kuat untuk menampung barang-barang esensial.

Tujuan Tas Siaga Bencana
Tas Siaga Bencana dirancang sebagai alat untuk membantu masyarakat bertahan hidup hingga bantuan tiba dan memudahkan evakuasi ke tempat aman.

Dengan mempersiapkan tas ini, masyarakat dapat segera meninggalkan rumah tanpa harus repot memilih barang yang akan dibawa saat bencana terjadi.

Isi Tas Siaga Bencana
BNPB merekomendasikan agar Tas Siaga Bencana berisi kebutuhan dasar yang diperlukan untuk bertahan hidup selama 72 jam atau tiga hari pertama setelah bencana.

Berikut adalah beberapa item penting yang harus ada dalam Tas Siaga Bencana:

  1. Surat atau Dokumen Penting: Kartu keluarga, KTP, SIM, paspor, polis asuransi, buku tabungan, sertifikat berharga, ijazah, dan dokumen penting lainnya yang disimpan dalam plastik kedap air.
  2. Pakaian: Pakaian untuk tiga hari, termasuk baju, celana panjang, pakaian dalam, jaket, selimut, handuk, dan jas hujan.
  3. Uang Tunai: Uang tunai secukupnya untuk bertahan selama tiga hari.
  4. Makanan: Makanan tahan lama seperti mie instan, biskuit, abon, dan makanan ringan yang cukup untuk tiga hari.
  5. Alat Komunikasi: Ponsel, radio, charger, baterai cadangan, atau powerbank untuk memantau informasi terkini.
  6. Kotak P3K: Obat-obatan untuk pertolongan pertama dan obat-obatan khusus yang dibutuhkan anggota keluarga.
  7. Air Minum:Persediaan air minum atau air mineral yang cukup untuk tiga hari.
  8. Alat Penerangan: Lilin, korek api, senter, dan lampu kepala (headlamp) dengan baterai atau charger cadangan.
  9. Perlengkapan Mandi: Sabun, sikat gigi, pasta gigi, dan perlengkapan mandi lainnya untuk menjaga kebersihan diri.
  10. Peluit: Digunakan sebagai alat bantu untuk meminta pertolongan saat darurat.
  11. Masker: Masker untuk melindungi pernapasan dari udara kotor atau tercemar.

Isi Tas Siaga Bencana dapat disesuaikan dengan kebutuhan pribadi dan kondisi lingkungan. Dengan tas ini, masyarakat diharapkan bisa lebih siap menghadapi situasi darurat dan mengurangi risiko yang mungkin timbul akibat bencana gempa atau tsunami. (ury)

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Megathrust Mentawai #bencana alam #megathrust adalah #gempa #mitigasi bencana #Megathrust Selat Sunda #Megathrust Nankai #megathrust enggano #megathrust #bencana #mitigasi #bmkg #tsunami