Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

BMKG Imbau Masyarakat Bengkulu Waspada Kemungkinan Gempa Megathrust Enggano

Zakarias Fariury • Kamis, 15 Agustus 2024 | 02:48 WIB
Peta Seismisitas Indonesia
Peta Seismisitas Indonesia

RADAR KUDUS - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di Provinsi Bengkulu agar tetap waspada terhadap potensi gempa Megathrust Enggano, yang dapat mencapai magnitudo maksimal 8,9.

Meski demikian, BMKG meminta warga untuk tidak panik menghadapi kemungkinan tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk tidak panik terkait isu gempa megathrust, sebab kita tahu bahwa memang Bengkulu memiliki potensi kegempaan yang cukup tinggi," ujar Pengamat Meteorologi dan Geofisika Madya BMKG Kepahiang, Yoki Gustiawan, di Kota Bengkulu pada Rabu.

Baca Juga: Berikut Daftar Potensi Kekuatan Gempa akibat Megathrust yang Diprediksi akan Guncang Indonesia Menurut BMKG

 

Yoki menjelaskan bahwa di Provinsi Bengkulu terdapat dua segmen potensi gempa utama, yaitu Megathrust Enggano dan Megathrust Mentawai-Pagai, yang memiliki magnitudo 7,9 dan berpotensi berdampak langsung pada Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Utara.

Yoki juga memperingatkan bahwa jika gempa Megathrust Enggano terjadi, dampak yang paling mungkin dirasakan oleh masyarakat adalah tsunami.

Namun, ia menekankan pentingnya berharap agar gempa tersebut tidak terjadi.

"Untuk wilayah Bengkulu, segmen Megathrust Enggano memang berpotensi berdasarkan kajian yang telah dilakukan. Namun, kapan terjadinya kita tidak tahu.

Baca Juga: Kapan Gempa Megathrust bakal Guncang Indonesia? Ini Prediksi BMKG

 

Oleh karena itu, tetap waspada dan selalu berdoa, karena semuanya kembali ke Yang Kuasa," tambah Yoki.

Sebagai langkah antisipasi, Yoki mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pantai, untuk segera melakukan evakuasi mandiri jika merasakan gempa dengan durasi yang lama, tanpa harus menunggu instruksi dari pemerintah atau pihak lainnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu memastikan informasi terkait gempa diperoleh dari sumber resmi, seperti BMKG.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika Muda BMKG Kepahiang, Sabar Ardiansyah, menambahkan bahwa Bengkulu sejak lama dikenal sebagai wilayah aktif gempa dan tsunami.

Karena dilalui oleh zona subduksi megathrust di darat maupun laut yang mengandung banyak patahan atau sesar.

 

Menurut Sabar, secara teori, gempa-gempa bermagnitudo rendah yang sering terjadi di Bengkulu, seperti di bawah magnitudo lima, dapat membantu mengurangi energi potensi gempa yang lebih besar di masa depan.

Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat wilayah ini berada di zona rawan gempa.(ury)

Editor : Ali Mustofa
#Megathrust Mentawai #bencana alam #megathrust adalah #Megathrust Selat Sunda #Megathrust Nankai #megathrust enggano #megathrust #gempa bumi #bmkg