RADAR KUDUS - Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG menegaskan, kewaspadaan terhadap potensi megathrust bukanlah hal baru bagi Indonesia, yang sering diguncang gempa bumi.
Data BMKG menunjukkan, sejak gempa besar M7,1 di Megathrust Nankai, Jepang, pada 8 Agustus 2024, Indonesia telah mengalami tujuh kali gempa.
Namun, BMKG memastikan bahwa gempa-gempa ini tidak terkait dengan megathrust Jepang.
Baca Juga: Waspadalah, Gempa Dahsyat Megathrust Diprediksi akan Melanda Indonesia, Ini Penjelasannya
Baca Juga: BMKG Keluarkan Potensi Gempa Besar Dipicu Dua Megathrust di Indonesia, Begini Penjelasannya!
Rentetan gempa tersebut antara lain meliputi:
1. Gempa M3,4 di Bukittinggi, Sumatra Barat pada 9 Agustus 2024.
2. Gempa M5,1 di Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada 9 Agustus 2024.
3. Gempa M4,6 di Tarakan, Kalimantan Utara pada 10 Agustus 2024.
4. Gempa M5,3 di Pulaudoi, Maluku Utara pada 12 Agustus 2024.
5. Gempa M5,5 di Ambon, Maluku pada 13 Agustus 2024.
6. Gempa M4,9 di Malang, Jawa Timur pada 13 Agustus 2024.
6. Gempa M4,4 di Jantho, Aceh Besar pada 13 Agustus 2024.
Peningkatan Aktivitas Gempa di Indonesia
BMKG mengungkapkan bahwa wilayah Indonesia termasuk dalam kawasan dengan aktivitas kegempaan yang tinggi.
Daryono, Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, mengungkapkan bahwa Indonesia mengalami sekitar 6.000 gempa bumi setiap tahun dengan magnitudo dan kedalaman yang bervariasi.
Aktivitas gempa ini terus meningkat sejak tahun 2008, dengan puncaknya pada tahun 2021, di mana tercatat 11.386 gempa, termasuk 27 di antaranya sebagai gempa merusak.
Baca Juga: Soal Potensi Terjadinya Gempa Megathrust, BPBD Yogyakarta Soroti Hal Ini
Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng utama dunia: Indo Australia, Pasifik, dan Eurasia.
Kondisi ini menyebabkan adanya 13 segmen megathrust yang berpotensi memicu gempa besar, serta 295 segmen sesar aktif yang telah teridentifikasi.
Namun, masih banyak sumber gempa yang belum terpetakan.
Baca Juga: Kapan Gempa Megathrust bakal Guncang Indonesia? Ini Prediksi BMKG
Potensi Megathrust di Wilayah RI
Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 mencatat 13 segmen megathrust yang mengancam Indonesia, antara lain:
1. Megathrust Mentawai-Pagai dengan potensi gempa M8,9.
2. Megathrust Enggano dengan potensi gempa M8,4.
3. Megathrust Selat Sunda dengan potensi gempa M8,7.
4. Megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah dengan potensi gempa M8,7.
5. Megathrust Jawa Timur dengan potensi gempa M8,7.
6. Megathrust Sumba dengan potensi gempa M8,5.
7. Megathrust Aceh-Andaman dengan potensi gempa M9,2.
8. Megathrust Nias-Simelue dengan potensi gempa M8,7.
9. Megathrust Batu dengan potensi gempa M7,8.
10. Megathrust Mentawai-Siberut dengan potensi gempa M8,9.
11. Megathrust Sulawesi Utara dengan potensi gempa M8,5.
12. Megathrust Filipina dengan potensi gempa M8,2.
13. Megathrust Papua dengan potensi gempa M8,7.
Waspadai Ancaman Tsunami dari Gempa Megathrust
Ilmuwan Jepang telah memperingatkan potensi gempa besar di Megathrust Nankai, Jepang, yang bisa memicu tsunami.
Meski gempa tersebut tidak akan berdampak langsung pada sistem tektonik di Indonesia, tsunami besar di Jepang berpotensi menjalar hingga Indonesia.
Namun, BMKG dapat memantau dan menganalisis situasi ini secara real-time menggunakan sistem peringatan dini tsunami InaTEWS. (ury)
Editor : Ali Mustofa