JEPARA – PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas personelnya.
Di antaranya, dalam pemeliharaan continuous emission monitoring system (CEMS) dan sistem informasi pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup (Sispek) KLHK.
Dalam upaya tersebut, PLN NP UP Kaltim Teluk melakukan benchmark ke PLN UIK Tanjung Jati B pada Rabu (31/7).
Benchmark ini, dihadiri oleh enam personel PLN NP UP Kaltim Teluk yang berkesempatan untuk belajar dari pengalaman dan praktik terbaik PLN UIK Tanjung Jati B dalam pemeliharaan CEMS dan Sispek KLHK.
Kegiatan ini, meliputi diskusi dan tanya jawab serta kunjungan lapangan ke shelter CEMS dan analyzer CEMS di chimney PLTU Tanjung Jati B.
Salah satu perwakilan PLN NP UP Kaltim Teluk Bekti Kristianti mengungkapkan, pihaknya berterima kasih kepada PLN UIK Tanjung Jati B yang telah menerima kunjungan benchmark.
”Kami mendapat banyak insight berharga terkait pemeliharaan CEMS dan integrasi Sispek. Kami akan segera mengimplementasikan apa yang telah kami pelajari di unit kami, agar CEMS kami juga dapat selalu handal seperti di Tanjung Jati B," katanya.
Bekti juga menyampaikan harapan, agar benchmark ini dapat menjadi langkah awal kolaborasi dan saling belajar antara kedua unit.
”Kami berharap, ke depan dapat terjalin kerja sama yang baik antara PLN NP UP Kaltim Teluk dan PLN UIK Tanjung Jati B.
Mungkin nanti tim Tanjung Jati B dapat berkunjung ke PLTU kami untuk melihat bagaimana di tempat kami dan saling berbagi pengetahuan," ujarnya.
PLN UIK Tanjung Jati B menyambut baik kunjungan benchmark ini. Juga berharap dapat terus berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan unit-unit lain di lingkungan PLN.
”Kami percaya kolaborasi dan saling belajar merupakan kunci untuk mencapai kinerja terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan pembangkitan listrik berkelanjutan," ungkap General Manager PLN UIK Tanjung Jati B Dony Ocniza. (lin)
Editor : Ali Mustofa