RADAR KUDUS - Kereta Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta otonom tanpa rel mulai di ujicobakan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Uji coba kereta otonom tanpa rel ini dimulai pada (5/8) lalu.
Rollingstock kereta ART sudah tersedia di Kota Balikpapan. Uji coba rencananya akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
"Rencananya ada dua transit. Setiap tiga kereta bakal berputar dari Sumbu Kebangsaan, Sumbu Barat dan Sumbu Timur. Kemudian berkeliling selama lima menit headway," jelasnya.
Menurut Budi, ART rencananya akan mengambil rute mengitari Jalan Sumbu Kebangsaan di IKN.
Mengambil start dari pusat Sumbu Kebangsaan, kemudian berputar ke Sumbu Timur dan Barat searah jarum jam.
ART mengambil kecepatan 40 kilometer (km) per jam. "Waktu tunggu (headway) pada setiap pemberhentian ART hanya 5 menit," ungkapnya.
"Kereta ini diharapkan menjadi icon transportasi cerdas di wilayah IKN. Juga semoga trem otonom dapat diaplikasikan di kota-kota lain di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Medan," jelasnya.
Ia menjelaskan satu rangkaian kereta (trainset) terdiri dari tiga gerbong (cars) dengan kapasitas angkutnya maksimal 302 penumpang.
Rencananya, Kementerian PUPR segera membangun halte guna menunjang operasional ART.
"Kami segera membangun halte ART. Halte tersebut memiliki fungsi ganda. Yakni untuk menaikkan dan menurunkan penumpang juga untuk charging,pungkasnya.
Sebelumnya, Kemenhub mengumumkan kehadiran kereta tanpa rel di IKN Nusantara hanya hingga Desember 2024. Itu pun sifatnya uji coba.
Kemenhub tengah menyiapkan rangkaian kereta tanpa rel yang berasal dari China tersebut untuk menjalani proses uji coba pengoperasian. (sam)
Editor : Ali Mustofa