RADAR KUDUS – Seorang pria berinisial M yang diduga merupakan teroris telah ditangkap oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri baru-baru ini.
Pria yang diduga teroris itu ditangkap usai turun dari Kereta Api 55 atau KA Gajayana, perjalanan dari Kota Malang, ditangkap di stasiun Solo, Rabu, 31 JUli 2024 pada pukul 19.30.
Hingga kini, belum diketahui pasti terduga teroris itu merupakan anggota jaringan mana atau terlibat dalam aktivitas terorisme apa.
Baca Juga: Geger Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di atas Tempat Tidur di Bandung Barat, Begini Kronologinya
Melansir dari Radar Solo, terduga teroris itu ditangkap saat hendak berangkat ke Jakarta menggunakan kereta api.
Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto.
“Itu (ditangkap Densus 88) saat tiba atau berangkat, saya kronologinya kurang paham ya. Karena di ranah Densus 88," katanya.
Baca Juga: Hore...Indonesia U-19 Menang Lawan Thailand 1-0, Ini Pesan Jokowi untuk Timnas
Pihaknya juga enggan membeber lebih lanjut karena masuk ranah penyelidikan Densus 88.
Sementara itu, Pihak Kereta Api Indonesia juga telah angkat bicara terkait penangkapan ini.
Vice President Public Relation PT KAI Anne Purba mengatakan, M ditangkap sekitar pukul 19.30 oleh tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.
Baca Juga: Ikut ke IKN, Gading Marten Pamer Foto Naik Motor dan Makan Malam bersama Presiden Jokowi
"Memang benar akan adanya penangkapan tersebut," ungkap Anne.
Pihaknya juga menegaskan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjamin keselamatan penumpang KAI.
"KAI terus berupaya meningkatkan sistem keamanan, diantaranya melalui penyediaan fasilitas CCTV, baik di stasiun maupun di kereta. Petugas keamanan KAI juga akan selalu proaktif menjaga keamanan," jelas Anne.
Ia menambahkan, KAI tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan hukum. Manajemen KAI akan terus bertindak kooperatif dengan pihak yang berwenang apabila terdapat dugaan tindak kriminal di lingkungan kereta api.
________
Kamu bisa tetap update informasi terkini dan berita pilihan kami langsung dari WhatsApp.
Ikuti saluran WA Radar Kudus (WhatsApp Channel Radar Kudus) :
https://www.whatsapp.com/channel/0029VakZMgLKGGGHjPkBUI2K
Editor : Noor Syafaatul Udhma