RADAR KUDUS - Roti Aoka baru-baru ini viral karena disebut-sebut menggunakan bahan pengawet berbahaya SDN (Sodium Dehydroacetate).
Pengawet tersebut diduga bisa berdampak buruk untuk tubuh dalam jangka panjang.
Pihak manajemen dalam hal ini PT Indonesia Bakery Family (IBF) mengeluarkan rilis statement dan sempat tersebar di media sosial. PT IBF menyebut pemberitaan mengenai Roti Aoka mengandung pengawet berbahaya adalah hoaks dan fitnah.
Baca Juga: RESMI, Universitas Muhammadiyah Surakarta Pecat Dosen dan Copot Wakil Dekan, Ini Penyebabnya
Dalam surat yang bertanda tangan Pimpinan atas nama Li Shou Zan tersebut, PT IBF menegaskan bahwa produknya tidak ada yang menggunakan bahan pengawet seperti yang dituduhkan.
Pihaknya juga tengah memproses pemberitaan media terkait hal tersebut ke Dewan Pers.
Pihaknya pun menduga ada pihak yang sengaja menyebar isu karena kepentingan tertentu.
“Dengan adanya berita bohong/hoax dan fitnah terhadap merek kami Roti Aoka, maka patut diduga adanya orang yang berniat jahat dan merasa terganggu dan kalah dalam persaingan di pasar dengan keberadaan produk kami (Persaingan tidak sehat).
Baca Juga: Waduh, Meja Kantor Gibran Dipenuhi Mainan Mahal Jadi Sorotan Netizen
Kami tegaskan sekali lagi bahwa semua produk Roti Aoka telah terdaftar dan memiliki izin edar BPOM RI,” jelas PT IBF.
Meski sudah mengeluarkan statement tersebut, para konsumen masih mengeluhkan produk roti Aoka yang dirasa tidak enak dan selainya sangat terasa ‘kimia’.
Hal ini sempat dibahas oleh beberapa warganet dan influencer di media sosial Twitter (X) yang mendapat reaksi lebih dari 29 ribu likes dan hampir 3 juta views.
Baca Juga: Lebih Panas Surabaya atau Jakarta? BMKG Juanda Ungkap Fakta Menariknya Ini
Seperti akun x@meso******* yang menuliskan:
“..Orang-orang bilang roti Aoka enak? Tekstur dari rotinya sendiri udah aneh, rasa selainya terlalu rasa kimia. Mending beli roti warung 3k yang agak berminyak dah ketauan roti beneran,” tulisnya sembari memposting roti harga Rp 3000 yang biasa dijual di warung.
Netizen lain pun turut berkomentar serupa dengan menyebut Roti Aoka berpengawet tinggi seperti yang ditulis akun @cesi***
“Aku tau AOKA pengawetnya tinggi tuh gara-gara di warung kakakku ada yang nitip kayak hadiah hadiahan gitu,nah salah satunya dapat roti AOKA. Terus orangnya ini gak ambil barangnya dari tahun 2023 sampe sekarang dan kalian tau gak sih roti aokanya masih bagus gak ada jamuran,”
Selain itu akun @alfa****menuliskan:
“Roti ini kayak overrated gak sih,soalnya pada bilang enak banget tapi pas gw coba makan 1 aja ga abis,” tulis akun tersbeut dalam perbincangan di X.
Baca Juga: Dorong Potensi Pertanian Kopi, Pupuk Kaltim Edukasi Petani Temanggung Pemupukan Berimbang
Demikian tanggapan warganet yang kami rangkum dari X (Twitter).
Bagaimana menurut Anda?
Editor : Noor Syafaatul Udhma