RADAR KUDUS – Maxwell Salvador, peserta Clash of Champions (CoC) baru-baru ini menyita perhatian karena menghina aksi bikot beberapa merek yang berkaitan dengan Israel.
Unggahan lama Maxwell tersebut beredar di media sosial dan baru-baru ini dibagikan netizen. Akibatnya Maxwell mendapat hujatan.
Kendati demikian, Maxwell sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya tersebut.
Kontroversi tersebut membuat CEO Ruangguru Belva Devara angkat bicara. Belva mengaku kaget mendengar permintaan maaf Maxwell.
Belva mengaku marah dan kaget dengan berita Maxwell. Maxwell jelas salah. Namun Maxwell sudah meminta maaf dna mau berubah.
“Kalau dari apa yg terjadi ini, malah jadinya lewat platform Maxwell lebih banyak yg paham tentang boikot dan @gerakan bds gw akan seneng banget,” sambungnya
Belva mengingatkan untuk foku memboikot produk terafiliasi dengan Israel ketimbang menghabiskan waktu memboikot satu sama lain.
“Quotes dari live barusan dari BDS: “Yg semestinya dicancel itu israel, bukan malah menghabiskan waktu untuk cancel satu sama lain. Kalau ada temen/saudara dengan pemahaman keliru, yg dibutuhkan itu hanya informasi dari kita untuk akhirnya bisa berubah pemahaman dan akhir jg ikut membela keadilan untuk yg tertindas,” katanya.
Editor : Noor Syafaatul Udhma