RADAR KUDUS – Salah satu peserta Clash of Champions (CoC) Ruangguru, Maxwell Salvador meminta maaf kepada teman-teman dan seluruh followersnya pada hari Senin (15/7).
Dia meminta maaf setelah salah satu postingan di akun keduanya menunjukkan mendukung #ceasefire (gencatan senjata) dan makan produk McD (salah satu produk yang dijual) secara bersamaan.
Postingan lama pada second accountnya itu mendapat kritik dan peringatan dari warganet di x.
Diketahui, sebelumnya trending #ceasefire sempat viral dan digunakan oleh banyak warganet sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina. Di sisi lain, sebagian masyarakat menilai pemboikotan produk McD menjadi salah satu cara untuk menekan Israel agar menghentikan genosida.
Baca Juga: SOSOK Muhammad Hanif, Peserta Clash of Champions Asal Pati Jawa Tengah yang Dijuluki Raja Matematika
Sementara itu, dari yang sempat viral, Maxwell dalam postingan lamanya terlihat mendukung gencatan senjata dan makan produk McD. Ketika ia menilai, kedua hal tersebut dapat dilakukan secara bersamaan.
Dalam pengakuannya Senin siang ini (15/7), Maxwell meminta maaf dan ia menjelaskan telah mendapat peringatan dari beberapa teman terdekatnya.
Berikut pernyataan Maxwell yang dikutip dari saluran WhatsApp -nya.
Pertama ak mau mengucapkan maaf sebesar-besarnya kepada kalian semua, aku tau kalian semua marah dan kecewa kepada ak, dan ak bisa membela diri sama sekali tentang ketikanku itu di second account ku itu
Cerita yang lagi rame banget itu aku beneran punyaku dan ketikanku, itu cerita lebih dari 3 bulan yang lalu dan ak aku itu adalah kesalahan fatal yang seharusnya tidak aku lakukan.
Baca Juga: Ini Dia 5 Cara Belajar ala Maxwell Salvador Clash of Champions, Jangan Memaksakan Diri Kalau Capek
Teman kuliahku (terutama yang terdekat) juga sangat marah saat ak memposting cerita itu dan akhirnya ak menghapus cerita itu setelah ditinggal banyak orang, dan aku butuh waktu lama agar ak bisa berubah dari pemikiranku yang seperti itu.
Pemikiran salahku dulu adalah tindakan yang mendukung #ceasefire, tapi bisa dilakukan tanpa harus melibatkan perusahaan tempat pekerjanya orang Indonesia.
Aku dulu ingat kalau aku yang dukung Palestina (semangka), bisa dilakuin barengan sama makan McD.
Tapi setelah belajar lebih dalam, sekarang aku paham kalau aku salah besar.
Isu ini nggak sesimpel itu, berkaitan dengan penderitaan, hak asasi manusia, dan nyawa yang sangat banyak, dan boikot itu sangat penting untuk kita lakukan sebisa kita/sejauh kita mampu (saya paham banget kita tidak boleh boikot semuanya 100%), untuk memberikan tekanan global terhadap Israel untuk menghentikan genosida dan penjajahan.
Aku skrg paham bgt ak salah dan mengakui itu. Nggak ada pembelaan.
Aku nggak bisa bilang apa-apa lagi selain minta maaf dan penyesalan. Ke depan semoga aku bisa lebih hati-hati”, baik dalam pikiran, perbuatan, perkataan, dan ketikanku.
Terimakasih banyak buat teman” semua yang sudah menegur aku, semoga dengan kejadian ini aku bisa lebih banyak belajar lagi. Masukan "semuanya benar" dari saya baca dan saya menghargai pendapat kalian semua. Terima kasih".
Editor : Noor Syafaatul Udhma