RADAR KUDUS - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Banjar, Kalimantan Selatan baru-baru ini kedatangan banyak pasien yang mesti dirawat karena mabuk kecubung.
Total sudah ada 44 pasien dirawat di RSJ.
Dua pasien diantaranya tewas.
Baca Juga: Imam Besar Al Azhar Mesir Sowan ke Indonesia, Ini Tujuannya
Dua pasien yang meninggal dunia itu adalah laki-laki dan perempuan yang berasal dari Banjarmasin.
Pihak RSJ mengonfirmasi kedua korban yang meninggal dunia diketahui mengoplos kecubung dengan alkohol dan obat-obatan.
Baca Juga: Ini Dia 5 Cara Belajar ala Maxwell Salvador Clash of Champions, Tidak Memaksakan Diri kalau Capek
Plt Dirut Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Yuddy Riswandhy menjelaskan, rata-rata pasien yang dirawat itu berusia remaja.
Mereka diduga iseng mabuk dengan buah kecubung dengan dosis yang berlebihan sehingga menimbulkan halusinasi tidak terkontrol.
Baca Juga: Wow! Pakai eSIM Smartfren Mulai Rp25 Ribu-an, Nikmati Kuota Besar Full 24 Jam
Meski pasien sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, nyawa dua pasien tak tertolong.
"Pasien laki-laki meninggal dunia pada Jumat 5 Juli 2024 dan yang wanita Selasa pagi 9 Juli 2024," jelas Yuddy.
Yuddy mengatakan saat ini puluhan pasien yang dirawat itu berasal dari berbagai daerah seperti Kabupaten Banjar, Batola, Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, Kapuas dan Banjarmasin.
Pihaknya juga terus berupaya untuk memulihkan kondisi pasien-pasien tersebut.
Baca Juga: Viral! Begini Nasib Pemobil Wanita Mabuk Ugal-ugalan di Acara Tahlilan di Pekalongan
Ia mengatakan masing-masing pasien mendapatkan treatment yang berbeda sesuai dengan kondisi masing-masing.
Pasien yang ada saat ini kondisinya mengalami gangguan ringan hingga akut.
Para pasien juga belum bisa memberikan penjelasan yang jelas dan sulit diajak komunikasi.
Baca Juga: Wanita di Banjarejo Blora Tewas di Kamar Kos Diduga Mabuk Berat Bersama Pacar, Begini Kronologinya!
Disisi lain, pihak kepolisian telah memberikan peringatan kepada warga untuk menghindari kecubung.
Dilansir dari wawancara media, Kepala Kepolisian Resort Kota Banjarmasin, Kombes Cuncun Kurniadi menjelaskan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi kecubung karena dapat menyebabkan gangguan mental.
Baca Juga: Miras Oplosan Tewaskan 4 Pemuda di Semarang Diduga Dicampur Alkohol 70 Persen!
"Hindari mengkonsumsi tanaman kecubung yang tidak seharusnya dikonsumsi sembarangan. Jika tanaman itu dikonsumsi bisa menyebabkan gangguan mental sementara atau permanen," jelas Cuncun. (nib)
Editor : Noor Syafaatul Udhma