REMBANG - Ria Mustaqim tertarik dengan dunia kedutaan. Lingkungan dan teman-temannya bergelut di bidang ini.
Tepat enam tahun lalu, dirinya ikut pemilihan duta museum.
Ia terdorong mencari informasi. Berbekal pengalaman, dirinya ikut perekrutan.
Hoki berpihak kepadanya. Kala itu dengan dinobatkan sebagai Duta Museum Kabupaten Rembang. Banyak pengetahuan baru mengenal kebudayaan.
Pada 21 April 2024 lalu, dia dapat amanah mengajak tur museum bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dan rombongan.
Ria dituntut totalitas. Untuk memaksimalkan perannya itu, dia dandan ala R.A Kartini.
Dia pun mendapat pujian dari ibu menteri.
Bahkan, dia sempat membuat menangis Menteri Bintang Puspayoga saat diceritakan perjuangan R.A. Kartini.
Dia mengaku, persiapan untuk menyambut menteri itu, cukup istimewa.
Selain mengemas materi semenarik mungkin dengan waktu yang singkat, dia juga harus menyiapkan mental.
Ia mengaku tidak punya rasa canggung saat mendapat amanah tersebut.
Sebaliknya rasa semangat karena berhadapan langsung dengan menteri PPPA dan jajarannya. ”
Ada perasaan bangga, karena bertemu Ibu Menteri. Sebab, beliau perempuan bisa menjadi pemimpin, mandiri, dan berdaya,” beber perempuan yang tinggal di Kecamatan Sumber, Rembang, ini.
Harapannya, dengan diadakannya acara peringatan Hari Kartini dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke museum.
Terutama Museum Kartini. Dengan begitu, pengunjung bisa mengambil pelajaran dari perjuangan Kartini.
Mulai dari ide-ide dalam mengdongkrak perekonomian, ketekunan dalam belajar pada situasi apapun, dan perempuan berani untuk menjadi diri yang memaksimalkan potensi. (noe/lin)
Editor : Abdul Rokhim