Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

LENGKAP! Ini Dia Urutan Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur, Mulai Masuk Pemakaman Hingga Bacaan Tahlil

Dzikrina Abdillah • Selasa, 5 Maret 2024 | 19:07 WIB
ILUSTRASI Ziarah Kubur.
ILUSTRASI Ziarah Kubur.

RADAR KUDUS - Berikut ini bacaan urutan doa ziarah kubur mulai dari doa memasuki area pemakaman hingga bacaan tahlil.

Ziarah kubur, kegiatan mengunjungi makam orang-orang yang telah meninggal.

Tradisi ini memiliki makna mendalam dalam tradisi keislaman, terutama ketika menjelang bulan suci Ramadan.

Inilah saat di mana umat Muslim merenung, mengingat para pendahulu, dan menyucikan jiwa mereka.

Ziarah kubur memiliki akar dalam ajaran Islam yang menekankan pentingnya mengenang kematian sebagai pengingat akan akhirat.

Tradisi ini memberikan peluang untuk merenung, memohon ampunan bagi orang yang telah meninggal, dan memperbarui komitmen untuk hidup sesuai dengan ajaran Islam.

Menjelang Ramadan, ziarah kubur menjadi amalan yang lebih diperbincangkan dan ditekankan.

Ini merupakan momen yang sarat makna, di mana umat Muslim mempersiapkan diri secara spiritual untuk menyambut bulan suci.

Berikut ini Urutan Doa Ziarah Kubur 

Urutan doa ziarah kubur menurut Ustadz Imam Mobarok bin Ali dalam buku Yaasin & Tahlil.

1. Membaca Salam

Baca Juga: Disampaikan Gus Mus, Bacaan Doa Sebelum Nyoblos Surat Suara, Memilih Pemimpin Dalam Pemilu 2024

Salam ini dibaca ketika memasuki area pemakaman.

Berikut adalah bacaan salam saat memasuki area pemakaman.

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُورِ يَغْفِرُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ وَأَنْتُمْ سَلَفْنَا وَنَحْنَ بِالْأَثَرِ.

As-salaamu 'alaikum yaa ahlal-qubuur Yaghfirullaahu lanaa walakum, Wa antum salafunaa wanatinu bil-atser.

Artinya:

"Salam sejahtera semoga tercurahkan kepada kalian wahai penduduk alam kubur, semoga Allah memberikan ampunan kepada kita dan kepada kalian, dan kalian telah mendahului kita dan (kelak) kita akan menyusul."

2. Menghadiahkan Al-Fatihah

Begitu sampai kuburan atau makam yang hendak diziarahi, duduklah menghadap kiblat.

Kemudian, dilanjutkan dengan menghadiahkan Al-Fatihah. Berikut ini urutannya.

إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلَّهِ، لَهُمُ الْفَاتِحَةُ.

Ila hadrat al-Nabi salla Allahu 'alayhi wa sallam wa alihi wa sahbihi, shay'un lillahi, lahumu al-Fatihah.

Artinya:

"Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Al-Fatihah"

Lanjutkan membaca Al-Fatihah.

Setelah itu, hadiahkan juga Al-Fatihah kepada ahli kubur dengan terlebih dahulu membaca pengantar berikut.

إِلَى حَضَرَةِ جَمِيعِ أَوْلِيَاءِ سِتَّةُ وَ خُصُصًا إِلَى ... وَلَهُمُ الفاتحة.

Ilaa hadhrati jamii'i awliyaa-i sittah wa khushushan ilaa... walahumul faatihah.

Artinya: Untuk arwah para wali yang sembilan dan dikhususkan (sebutkan nama ahli kubur), dan bagi mereka surat Al-Fatihah.

3. Mempraktikkan Amalan Sesuai Sunnah

Selanjutnya, mengikuti praktek yang diajarkan oleh Ali bin Abi Thalib, yaitu membaca surat Al-Qadr sebanyak 7 kali.

Dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah, Al-Falaq, An-Naas, Al-Ikhlas, dan Ayat Kursi masing-masing sebanyak 3 kali.

Dalam sebuah riwayat, Ali bin Abi Thalib menyampaikan sebagai berikut 

"Barang siapa membaca surat Al-Qadr (7 kali) di kuburan seorang mukmin, Allah Swt. akan mengirimkan malaikat untuk beribadah di sekitar kuburannya, serta mencatat pahala dari ibadah yang dilakukan oleh malaikat tersebut. Akibatnya, Allah memasukkan mayat tersebut ke dalam surga. Membaca surat Al-Qadr ini juga melibatkan pembacaan surat Al-Falaq, An-Naas, Al-Ikhlas, dan Ayat Kursi, masing-masing (3 kali)."

4. Membaca Surat Yasin

Kemudian, lanjutkan membaca surat Yasin hingga selesai. Tindakan ini didasarkan pada ajaran Rasulullah SAW yang menyatakan:

"Amalkanlah surat Yasin untuk orang-orang yang telah meninggal di antara kalian." (HR Abu Dawud)

5. Membaca Tahlil

Terakhir, bacalah tahlil secara lengkap sesuai urutan yang sudah diberikan sebelumnya.

Demikian penjelasan tentang bacaan Tahlil lengkap dan doa ziarah kubur. 

 Dengan melakukan ziarah kubur menjelang Ramadan, umat Muslim dapat mempersiapkan diri secara spiritual dan mengukuhkan ikatan dengan nilai-nilai keislaman.

Aktivitas ini tidak hanya menjadi penghormatan kepada para pendahulu.

Tetapi juga menjadi refleksi mendalam tentang arti hidup dan kematian dalam perspektif Islam.

Editor : Dzikrina Abdillah
#doa #bacaan #ziarah kubur #tahlil