BOGOR - Sebanyak 13 pendaki dilaporkan hilang dan tersesat di Gunung Pangrango telah berhasil ditemukan pada Senin (29/1).
Sebelumnya dilaporkan para pendaki tersebut melakukan pendakian Gunung Pangrango melalui jalur Cibedug, Bogor.
Mereka diduga tersesat di tengah kondisi cuaca di gunung yang sedang hujan lebat.
Dilansir dari Radar Bogor, belasan warga itu mendaki ke kawasan Gunung Pangrango pada Minggu (28/1) pukul 03.00 WIB.
Mereka mendaki melalui jalur kuliah dua (Bogor, Cibedug, kecamatan Ciawi).
Hal itu dikonfirmasi, Kepala UPT Damkar Sektor Ciawi Nendri.
Ia membenarkan adanya laporan belasan warga yang tersesat di kawasan Gunung Pangrango.
Disebutkan saat itu ke 13 pendaki, mereka hendak berziarah.
“Jadi 13 warga itu terbagi dua rombongan. Rombongan pertama 10 orang, rombongan kedua 3 orang. Nah, salah satu rombongan melapor pada anaknya tersesat. Anaknya ini lapor ke kami,” katanya kepada Radar Bogor Senin (29/1).
Rombongan tersebut memulai pendakian pada Sabtu (27/1) pukul 16.00 WIB.
Informasi terakhir menyebutkan bahwa 10 pendaki tersebut diperkirakan berada di sekitar Hutan Pangrango.
Namun, lokasi pasti untuk tiga orang lainnya belum diketahui.
Tim pencarian pun terus bergerak ke arah Cibedug, dan hingga saat berita ini diturunkan, pendaki belum ditemukan.
Hingga akhirnyaa 13 peziarah yang tersesat di kawasan Gunung Pangrango akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
“Sudah, ini sudah ditemukan, kami lagi melakukan pendataan,” kata Kepala UPT Damkar Sektor Ciawi Nendri kepada Radar Bogor Senin (29/1).
Nendri memaparkan, kondisi para peziarah yang tersesat di Gunung Pangrango itu dalam keadaan sehat tanpa ada luka-luka.
“Semuanya kondisinya baik,” paparnya.
Lanjut Nendri, para peziarah itu ditemukan di salah satu lembah yang ada di kawasan Gunung Pangrango.
“Mereka juga bawa perbekalan,” tuturnya.
Adapun untuk lokasi makam atau petilasan di Gunung Pangrango, belum diketahui keberadaannya.
“Untuk makam atau petilasan ini masih kami gali informasi dari mereka,” tukasnya.
Editor : Dzikrina Abdillah