KUDUS – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkembang dan dipandang lebih oleh pemerintah maupun masyarakat.
Negara harus terus memberikan hak dan kesempatan yang sama terhadap penyandang disabilitas lewat penyelenggaraan berbagai kegiatan.
Untuk itu, Lestari Moerdijat menggelar kegiatan Kesetaraan untuk Semua, No One Left Behind, dengan mengundang forum disabilitas dari Kudus, Demak, dan Jepara di restoran Ulam Sari, Kecamatan Jati, Kudus.
Ia juga memberikan sumbangan kursi roda sebanyak 10 unit. Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Agraria dan Pertanahan periode 2019-2022 Surya Tjandra, kemudian Founder Alun Jiva Indonesia Nicky Clara.
Selain itu juga, hadir Ketua Forum Komunikasi Disabilitas (FKDK) Rismawan Yulianto, Ketua Sahabat Difabel Jepara Nur Khamid, Ketua Pejuang Disabilitas Demak Zaedi Abdul Syukur, dan perwakilan dari SMK SLB Cendikia Kudus.
Lestari mengatakan, agenda mengenai Kesetaraan untuk Semua, No One Left Behind itu merupakan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat.
Dilakukan bersama kawan-kawan disabilitas Kudus, Demak, dan Jepara.
Salah satu tujuannya mendengarkan aspirasi dari penyandang disabilitas.
Di samping itu mengundang narasumber Nicky Clara dan Surya Tjandra, sebagai influencer, motivator yang luar biasa yang juga penyandang disabilitas.
”Mereka sudah banyak sekali mewujudkan dan melakukan hal yang luar biasa. Sehingga, cerita-cerita dari Nicky dan Surya Tjandra ini bisa menjadi motivasi untuk kawan-kawan," ungkapnya.
"Dengan keterbatasan bisa meraih kesuksesan. Tidak patah semangat dan percaya diri yang kuat,” lanjutnya.
Lestari mengatakan, kedua narasumber tersebut sangat berkompeten.
Karena, sudah banyak yang dilakukan bidang sosial, pengarahan, dan pencerahan.
Ia juga menyampaikan ketua FKDK Kudus Hismawan dan Anggi ini pejuang bersama-sama berjuang di daerah pemilihan Demak, Kudus, dan Jepara.
”Ya mudah-mudahan kami bisa mengemban aspirasi dan diberikan amanat menjalankan yang dicita-citakan oleh teman-teman semua,” ungkapnya. (san/*)
Editor : Ali Mustofa