RADAR KUDUS - Seleb TikTok yang terkenal 'Cogil' Satria Mahathir ditangkap polisi usai terlibat pengeroyokan terhadap anak anggota DPRD Kepulauan Riau.
Kejadian itu terjadi di sebuah kafe di kawasan Tiban, Sekupang, Batam saat malam tahun Baru 31 Desember lalu.
Hal itu dikonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Balerang Kompol Ramadhanto.
Ia mengatakan pihaknya telah menangkap empat orang yang diduga pelaku pengeroyokan terhadap anak anggota DPRD.
"Kami telah mengamankan empat orang. Inisial SM, AS, DJ, dan RS atas kasus pengeroyokan," katanya, Jumat (5/1).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden pengeroyokan itu terjadi saat korban berinisial RA (16) nongkrong di sebuah kafe.
Saat itu, korban diduga bersenggolan dengan Satria Mahathir hingga berujung perkelahian.
Dia mengatakan Satria Mahathir saat itu datang ke Batam untuk menghadiri kegiatan tahun baru yang digelar di salah satu kafe di kawasan Tiban, Batam.
Kejadian itu juga dibenarkan ayah korban yaitu Anggota DPRD Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.
Ia membenarkan anaknya menjadi korban pengeroyokan.
Menurut Nyanyang, anaknya datang ke kafe tersebut untuk melihat Satria Mahatir 'Cogil'.
"Rumah kami dekat dengan lokasi, jadi anak saya pamit ingin lihat YouTuber dan Satria Mahathir itu, makanya dia ke sana. Pas balik malah dikeroyok sama mereka," kata Nyanyang.
Dia menyayangkan kejadian itu dan kaget melihat kondisi sang anak ketika pulang ke rumah.
Mereka melakukan visum dan melaporkan kejadian itu ke polisi.
Dia mengatakan peristiwa itu menyebabkan benjol pada kepala anaknya, luka di tangan, hingga gigi yang goyang.
Editor : Dzikrina Abdillah