MEDAN - Polisi mengungkap penemuan 5 mayat di lantai kampus Unpri Medan di Unpri, Jalan Sampul, Kota Medan.
Ahli forensik dari Universitas Sumatera Utara (USU) menilai penemuan mayat di kampus merupakan hal tidak wajar.
Ia berpendapat jika mayat yang ditemukan merupakan cadaver atau jenazah yang digunakan untuk praktik mahasiswa kedokteran, maka asal usulnya harus jelas.
"Nah, itu sebetulnya harus jelas dulu. Mayat itu di ruang apa, ruang jenazah, ruang praktik umum mahasiswa atau lainnya," sebutnya.
Ia juga menyebut penggunaan mayat sebagai bahan praktik mahasiswa kedokteran perlu dilihat izinnya.
"Lalu, kalau itu misalnya di ruangan yang seharusnya, maka perlu dilihat izinnya, surat rumah sakit yang merekomendasikan, sampai asal usul mayat," tambahnya.
Untuk itu, saat ini pihak kepolisian tengah meminta penjelasan pihak kampus Unpri Medan terkait penemuan 5 mayat tersebut.
Hal itu diungkapkan PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir.
Ia menyebut penemuan 5 mayat itu terdiri dari 4 mayat pria dan 1 mayat wanita.
"Temuan sementara, ada 5 mayat kami temukan di lantai 15. Ada 4 mayat pria dan 1 mayat wanita," kata Fathir. Selasa (12/12).
Ia menyebutkan bahwa mayat tanpa identitas itu ditemukan saat dilakukan penggeledahan ruangan di lantai 15.
Ada pun sejauh ini pihaknya masih menunggu jawaban pihak kampus soal 5 mayat itu.
"Sekarang kita masih minta kejelasan dari pihak kampus, asal jenazah ini dari mana, siapa identitasnya, kenapa bisa ada di dalam kampus," ungkapnya.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan kamera CCTV yang diperiksa untuk mengusut kasus tersebut.
"Ada 6 saksi yang sudah diperiksa, kamera CCTV, serta lainnya juga," katanya.
Editor : Dzikrina Abdillah