Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Terungkap! Ini Alasan Pendakian Tetap Dibuka Meski Gunung Marapi Singgalang di Sumbar Berstatus Waspada!

Dzikrina Abdillah • Selasa, 5 Desember 2023 | 02:16 WIB
Keadaan pendaki yang diduga masih terjebak di puncak Gunung Merapi Singgalang yang meletus hari ini Minggu (3/12).
Keadaan pendaki yang diduga masih terjebak di puncak Gunung Merapi Singgalang yang meletus hari ini Minggu (3/12).

RADAR KUDUS - Gunung Marapi Singgalang yang terletak di Sumatera Barat (Sumbar) yang meletus pada Minggu (3/12) memakan korban jiwa yang didominasi para pendaki.

Dari informasi yang dihimpun, Total ada 75 pendaki yang berada di Gunung Marapi.

Dari total pendaki tersebut, 11 pendaki ditemukan tewas di puncak Gunung Marapi.

Sementara 26 pendaki lainnya masih dicari, delapan pendaki mengalami luka-luka dan 49 pendaki berhasil dievakuasi turun ke lokasi aman.

Mengetahui banyaknya pendaki yang menjadi korban, ternyata Gunung Marapi sudah berstatus waspada (level II) sejak 2011 lalu.

Lantas mengapa pendakian Gunung Marapi Singgalang masih dibuka meski berstatus waspada?

Baca Juga: Ngeri! Detik-detik Gunung Marapi Singgalang Meletus, Hujan Pasir Berbau Belerang Selimuti Rumah Warga!

Kepala PVMBG Sumbar, Hendra Gunawan ketika membenarkan bahwa Gunung Marapi berada pada level II (waspada) sejak 2011.

Alasan pendakian di Gunung Marapi Singgalang tetap dibuka setelah mendapat dukungan dari seluruh stakeholder.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Harian (Plh) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Dian Indriati.

Ia mengungkapkan, stakeholder itu di antaranya Pemkab Agam, Pemkab Tanah Datar, Dinas terkait yaitu Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, BPBD Tanah Datar, Basarnas, Wali Nagari Batu Palano, Aia Angek dan Koto Baru.

Selain itu BKSDA Sumbar juga telah memiliki SOP pendakian dengan batasan-batasan tertentu.

Baca Juga: Gunung Marapi Singgalang di Sumbar Meletus, 11 Pendaki Ditemukan Tewas!

Baca Juga: BREAKING NEWS! Gunung Marapi Singgalang Sumbar Meletus Hari Ini! Warga Panik Lari Berhamburan!

Diketahui, pendakian Gunung Marapi dibuka kembali pada 24 Juli 2023 lalu setelah sebelumnya ditutup karena erupsi.

Kala itu, Kepala BKSDA, Ardi Andono bersama Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy melaunching sistem booking online pendakian Gunung Marapi

Setelah dibuka kembali setelah beberapa bulan, ternyata Gunung Marapi erupsi pada Minggu (3/12) pukul 14.54 WIB melontarkan abu vulkanik setinggi 3.000 meter dari atas puncak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan tertulisnya menyebut, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara lebih kurang 4 menit 41 detik.

Pasca erupsi, Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada).

Rekomendasi dari PVMBG, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung api Marapi pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.

Editor : Dzikrina Abdillah
#singgalang #meletus #gunung marapi