DEMAK - Begini kronologi kecelakaan maut yang terjadi Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Kamis (23/11).
Seorang saksi mata di lokasi mengungkapkan kejadian bermula saat sebuah mobil Daihatsu Taruna kencang dari arah Jepara menuju Demak.
Sementara di arah berlawanan terdapat sebuah truk yang melaju pelan.
Akibat mobil Taruna yang melaju kencang dan ugal ugalan pengemudi diduga panik dan menabrak truk dari arah berlawanan.
Kejadian itu juga dikonfirmasi melalui keterangan tertulis Polres Demak.
Dalam keterangan tersebut disebutkan, sebelum menabrak truk, mobil Taruna yang dikemudikan Isro Mursidi (46) warga Desa Plompong, Sirampog, Brebes, itu awalnya menabrak pengendara motor Honda Vario.
Diduga panik dan ingin melarikan diri, mobil Daihatsu Taruna melaju tak beraturan hingga menabrak truk dari arah berlawanan.
"Semula Daihatsu Taruna bernomor polisi R 8568 DK berjalan dari arah Jepara menuju ke arah Semarang. Sesampainya di TKP, berjalan kurang hati-hati dan kurang konsentrasi sehingga menabrak sepeda motor Honda Vario H 4127 QN," tulis keterangan resmi dari Polres Demak yang diperoleh detikJateng.
"Namun Daihatsu Taruna tetap melaju ke arah Semarang (melarikan diri) dan menabrak light truck K 8928 RK serta pikap L 300 K 1659 JC yang berjalan dari arah berlawanan," sambung keterangan tersebut.
Akibat kecelakaan itu, sopir mobil Taruna dan dua penumpangnya meninggal dunia.
Sementara enam penumpang lainnya terlempar ke aspal dan mengalami luka,
saat ini para korban tengah dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak.
Akibat kecelakaan tersebut, bodi truk itu sampai melintang di tengah jalan.
"Setelah kejadian itu posisi truk langsung nutup jalan, si mobil Taruna juga nggak bisa gerak lagi. Rodanya (Taruna) sampai putus depan bagian kanan. Per-pernya putus, mesin pecah," ucap saksi di lokasi.
"Truknya habis ngirim batu bata, (sopir dan penumpang) sekitar 5 orang, selamat semua," pungkasnya.
Editor : Dzikrina Abdillah