KARANGANYAR - Berikut ini kronologi dan penyebab sangkar wahana bianglala di pasar malam Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar jatuh Selasa (21/11).
Sebelumnya diberitakan, sebuah wahana wahana bianglala di pasar malam Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar tiba tiba mengalami kerusakan saat beroperasi.
Beberapa sangkar jatuh hingga menimpa mobil di bawahnya.
Dilansir dari Radar Solo, salah seorang saksi mata bersama Hasan yang merupakan seorang pedagang yang stand-nya hanya berjarak sekira tujuh meter dari bianglala menjelaskan kronologi kejadian.
Ia mengatakan kejadian itu terjadi sekira pukul 19.00 WIB.
Hasan mengungkapkan hanya ada dua orang menaiki bianglala tersebut sementara sangkar yang lain kosong.
“Penumpangnya belum ramai. Baru ada dua orang. Satu cowok, satu cewek,” terangnya.
Baru sekira dua kali putaran, satu keranjang yang memuat dua orang terlepas dari jari-jari kincir bianglala.
“Untungnya, keranjang yang ada orangnya itu belum berputar terlalu tinggi. Kalau posisinya sudah di atas, wah nggak tahu bagaimana kondisinya,” beber Hasan.
Terkait penyebab keranjang bisa terlepas dari jari-jari kincir bianglala, Hasan tak mengetahui pasti. “Tahu-tahu sudah jatuh. (Korban) langsung ditolong. Dibawa ke rumah sakit,” ujar Hasan.
Sementara, M Indro Wibowo, panitia Pasar Malam Colomadu ditemui di lokasi kejadian mengatakan, kondisi korban masih bisa diajak berkomunikasi.
“Tidak sampai luka parah. Langsung dibawa ke RSUD Dr.Moewardi. Kebetulan ada ambulans yang kami siagakan karena berbarengan dengan pentas reog,” beber dia.
Terkait penyebab keranjang yang memuat dua orang bisa terlepas dari jari-jari bianglala? Bowo mengatakan, kecelakaan tersebut diduga akibat jari-jari kincir bianglala longgar, sehingga keranjang tak terkait dengan erat dan akhirnya terjatuh.
Terpisah, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Kumontoy melalui Kasi Humas Polres Karanganyar AKP Imam menuturkan, polisi masih menyelidiki penyebab pasti jatuhnya kerancang biangala.
Editor : Dzikrina Abdillah