KARANGANYAR - Sebuah wahana bianglala yang sedang beroperasi di pasar malam Colomadu, Kabupaten Karanganyar, sejumlah sangkar terlepas hingga jatuh, Selasa (21/11).
Dilaporkan ada dua penumpang yang sedang menaiki wahana tersebut.
Salah seorang saksi di lokasi kejadian diungkapkan peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.00 WIB.
Ia mengatakan kala itu hanya dua orang yang menaiki bianglala tersebut, sementara sangkar yang lain dalam keadaan kosong.
"Bianglalanya muternya agak cepat. Mungkin ada baut yang patah, sekali copot satu, semuanya kan ikut patah," katanya.
Menurutnya sangkar yang berada di posisi paling atas yang terjatuh sehingga menimpa sangkar yang ada di bawahnya, termasuk sangkar yang didalamnya terdapat pengunjung.
"Sangkarnya yang ada orangnya jatuh, mengenai kurungan yang di bawahnya, lalu mental dan mengenai mobil pikap di bawah," ujarnya.
Sangkar bianglala tersebut juga menimpa mobil pikap milik rombongan seniman reog mengalami kerusakan pada bagian depan. Nampak kaca depan mobil itu pecah.
Sementara itu kedua korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sebab, mereka terjatuh dari ketinggian sekira 12 meter.
Sementara Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Imam mengatakan korban dua penumpang, yaitu pria berinisial NFG (20) dan wanita berinisial AYN (22).
Keduanya warga Kecamatan Nguntoronadi, Magetan.
"Kecelakaan dikarenakan rusaknya komidi putar (bianglala) yang disebabkan patahnya bagian penyangga kandang (tempat duduk penumpang)," kata Imam kepada awak media, Selasa (21/11) malam.
Keduanya mengalami luka cukup parah lantaran jatuh dari ketinggian 12 meter.
"Kalau yang perempuan, hidungnya kebentur dan mengeluarkan darah. Yang parah yang cowok, tidak sadar. Kayaknya terbentur di bagian kepala belakang. Ini jatuh ketinggiannya sekira 12 meter," ujarnya.
Kedua korban lalu dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans relawan Target.
Awalnya mereka dibawa ke RS Karima, Kartasura, Sukoharjo, lalu dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Solo.
Editor : Dzikrina Abdillah