Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

WNA Asal Korsel Ditangkap Polisi Diduga Bunuh Petugas Imigrasi, Begini Kronologinya!

Dzikrina Abdillah • Jumat, 27 Oktober 2023 | 21:13 WIB

 

Ilustrasi pelaku penganiayaan diborgol. (Istimewa)
Ilustrasi pelaku penganiayaan diborgol. (Istimewa)

TANGERANG - Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial KH ditangkap polisi diduga bunuh petugas imigrasi berinisial TF.

Kejadian itu terjadi di kawasan Tangerang, Banten pada Jumat (27/10) dini hari.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan berawal dari laporan sekuriti Apartemen Metro Garden.

Dilaporkan ada seseorang yang jatuh dari lantai 19 kemudian dari informasi tersebut polisi datang ke lokasi untuk memastikan kebenarannya.

"Ternyata benar bahwa ada seorang laki-laki setelah kita cek identifikasi sementara ya, atas nama inisial TF (23), " ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat.

Hal itu juga diungkapkan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan soal kasus tersebut.

"Jadi terduga pelaku sudah kita amankan, sekarang sedang dalam penyelidikan apakah terkait dengan pembunuhan (homicide) atau bunuh diri atau kecelakaan dan sebagainya, " kata Hengki Haryadi, Jumat (27/10).

Hengki juga telah mengerahkan tim kolaborasi interprofesi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni dari laboratorium forensik (labfor), kedokteran forensik, dan dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) untuk melakukan penyelidikan atas kasus ini.

Baca Juga: Ngerinya Angin Puting Beliung-Hujan Es di Klaten, Baliho 7 Meter Ambruk!

Hengki juga menambahkan sebelum mengamankan WNA tersebut.

Ia juga melaporkan WNA tersebut sempat mengancam pihak keamanan setempat.

"Sempat mengancam satpam dan sebagainya dengan senjata tajam, " katanya.

Setelah itu WNA tersebut kemudian mengurung diri di kamar apartemen sehingga Hengki mendatangkan tim negosiator dan tim Gegana untuk mengetahui apakah ada senjata di dalamnya.

"Nah kemudian kita datangkan juga dari gegana dan tim tindak. Ternyata melalui negosiasi yang bersangkutan mau menyerahkan diri didampingi pihak Kedutaan Korea Selatan, " kata Hengki.

Saat ini WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Editor : Dzikrina Abdillah
#wna #ditangkap #petugas imigrasi #korea selatan #bunuh