Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jarang Disorot Media! Ini Profil dan Sosok Jacobus Busono, Pendiri Sekaligus Pemilik Pura Group

Dzikrina Abdillah • Senin, 23 Oktober 2023 | 19:22 WIB

Jacobus Busono
Jacobus Busono

RADAR KUDUS - Berikut ini profil pendiri sekaligus pemilik Pura Group Jacobus Busono yang meninggal hari ini Senin, (23/10).

Jacobus Busono adalah satu-satunya wiraswasta dari Indonesia yang menjadi anggota World Enterpreneurship binaan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy.

Baca Juga: Meninggal Dunia, Ini Dia Harta Kekayaan Pendiri Sekaligus Pemilik Pura Group Jacobus Busono

Jacobus Busono dikenal sebagai sosok yang jarang menjadi sorotan media.

Padahal ia merupakan seorang bos raksasa bisnis percetakan dan pengemasan terbesar di Asing Tenggara asal Kudus.

Jacobus Busono bahkan masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di Indonesia.

Ia telah berhasil menempatkan Pura sebagai perusahaan yang diperhitungkan di dunia.

Hal itu dilakukan Jacobus Busono dengan mengekspor kertas sekuriti dan kertas uang ke 94 negara termasuk telah dipercaya mencetak uang Somalia.

Bisnisnya berawal dari usaha keluarga bidang percetakan yang hanya memiliki 35 orang karyawan.

Karena memiliki mimpi besar untuk mengembangkan bisnis ini, Bus memutuskan untuk meneruskan pendidikan ke Jerman dalam usianya yang masih muda, 19 tahun.

Setelah ilmu permesinan dikuasai, dia kembali ke Indonesia dan perlahan mengembangkan bisnis usaha di era 1970-an.

Saat ditanya apa alasan utama Bus mengembangkan bisnis ini, jawabannya sederhana, karena dia menyukai usaha bidang percetakan.

Selain itu, sebagai anak pertama dari dua bersaudara, dia memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan bisnis keluarga yang merupakan warisan dari sang kakek.

Semula, memulai usaha keluarga dengan hanya bermodalkan mimpi besar, bukan persoalan mudah untuk Bus.

Apalagi pria yang mahir berbahasa Jerman, Inggris, Prancis, dan Belanda ini harus rela menjual barang-barang pribadi untuk menambah modal usaha berupa mesin cetak dan beragam kebutuhan pabrik lain.

Jacobus Busono juga dikenal sebagai sosok yang memiliki falsafah hidup yang luar biasa.

Baca Juga: Meninggal Dunia, Ini Dia Harta Kekayaan Pendiri Sekaligus Pemilik Pura Group Jacobus Busono

Ia berpendapat seseorang harus memiliki mimpi dan visi yang harus diburu hingga dapat, karena tidak ada kata tidak mungkin. Karena jatuh itu biasa sebagai langkah awal menuju sukses.

Sosok yang kerap dipanggil Bus itu sangat menjunjung tinggi sikap rendah hati dan selalu menghargai orang lain.

“Sombong itu merugikan diri sendiri dan orang lain. Pintar itu relatif. Pemimpin yang baik itu tidak mungkin sombong, pemimpin tidak boleh sombong dengan bawahannya,” pesan Jacobus Busono dalam acara temu wartawan di pabrik Pura, Kudus, Kamis malam (7/8/2008).

Ia berpendapat alabila orang sombong, maka orang tersebut akan cenderung sulit mendengarkan dan menerima masukan dari orang lain, sehingga akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan.

“Filosifi ini berasal dari proses belajar saya, saya juga pernah sombong, dulu memimpin 200 orang (karyawan) saja setengah mati,” jelasnya.

Jacobus Busonou juga telah terpilih menjadi salah satu anggota resmi World Enterpreneurship Forum yang diselenggarakan oleh sekolah bisnis terbaik di Eropa Emylon Business School Prancis dan auditor besar dunia KPMG.

Forum ini dibawah langsung binaan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy.

Dari kalangan pengusaha Asia hanya terpilih 7 orang saja, selebihnya dari dua orang dari Jepang, satu dari Hongkong, China, India, dan Filipina.

“Di luar dugaan karena berkat tuhan, membership ini tidak bisa dijual dan dibeli, ini kehormatan buat saya dan negara Indonesia,” katanya keheranan.

Menurut Bus, kesuksesan bisa diraih berawal dari kegemaran apa yang kita suka, sehingga dengan demikian orang akan fokus untuk melakukannya dan bersungguh-sungguh.

“Yang celaka ada orang yang tidak punya, tapi sombong,” katanya sambil tertawa.

“Kalau mobil saya lebih suka dengan mobil yang lama bukan yang mewah, hidup itu tidak lama yang penting isinya. Saya pakai kijang, gak masalah yang penting nyampai asal ada AC-nya, saya lebih senang pakai kijang yang pakai AC daripada Mercy gak ada AC,” ujarnya sambil tertawa.

“Dalam bisnis yang penting kualitas apa yang bisa kita buat agar terbaik, bukan mengejar berapanya,” pesannya.

Sebagai orang yang memiliki banyak pengalaman hidup dan nerasakan pahit manisnya dalam bisnis, Jacobus Busonom memilikibanyak prinsip dan filosofi hidup yang menarik untuk digali lebih jauh.

“Kalau orang tua saya punya duit hari itu sudah cukup, tetapi kalau saya punya duit buat dibelikan mesin untuk pengembangan usaha,” ujar pria yang masih tampak segar di usia senja.

Editor : Dzikrina Abdillah
#Jacobus Busono #pura group #sosok #profil