KUDUS - Pemilik sekaligus Chairman Pura Group Dr. (H.C.) Jacobus Busono dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (22/10).
Kabar duka itu diketahui dari pihak PT Pura Group Kudus yang sebelumnya telah beredar luas di media sosial.
Keluarga besar Pura Group pun mengucapkan duka cita yang mendalam.
Baca Juga: Bos Pura Group Jacobus Busono Berpulang : Karangan Bunga Duka Cita Dari Pejabat Berdatangan
”Telah berpulang ke Rumah Bapa dengan tenang pada hari Minggu, 22 Oktober 2023. Bapak Jacobus Busono Founder dan Chairman Pura Group,” tulis beberapa postingan di sosial media.
"Selamat jalan bapak Jacobus Busono," tulis postingan lainnya.
Diketahui rumah duka berada di kantor pusat Pura Group.
Baca Juga: Viral! Hujan Es Terjadi di Sragen, 137 Rumah Warga Rusak!
Jacobus Busono sendiri merupakan satu-satunya wiraswasta dari Indonesia dalam Word Entreperneurship binaan Presiden Prancis dengan kekayaan US$152 juta.
Pemakaman Tertutup hingga Karangan Bunga Duka Cita
Berpulangnya Jacobus ditandai dengan banyaknya karangan bunga duka yang terpampang di depan kantor head office di Desa Jati Wetan, kecamatan Jati, Kudus.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus karangan itu memanjang ke utara sekitar 100 meter di sepanjang jalan trotoar Jalan RA Agil Kusumadya Kudus.
Baca Juga: ini Dia Sederet Penghargaan yang Pernah Diraih Bos Pura Group Jacobus Busono
Di antara ucapan duka cita itu dikirimkan oleh keluarga Sudarto Danusubroto. Dia anggota dewan pertimbangan presiden. Juga dari Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas C Penanggungan, Ketua DPRD Kudus Masan, hingga mantan Bupati Kudus HM Hartopo.
Samping kantor utama itu ada sekitar 50-an karangan bunga. Berjajar mamanjang sekitar 100 meter.
Baca Juga: Ternyata! Begini Sosok Jacobus Busono di Mata Karyawan Pura Group
Untuk mengurangi keramaian, Direktur HR & GA Pura Group membagi para pelayat yang hendak memberikan penghormatan terakhir dengan membagi menjadi beberapa kloter.
Selain itu, para pelayat juga hanya bersifat perwakilan dan tidak boleh mengambil dokumentasi.
Diketahui, waktu pembagian layat yaitu pada Rabu (25/10), dan Kamis (26/10).
Sosok Jacobus Busono di Mata Karyawan
Berpulangnya Jacobus Busono membawa duka tersendiri bagi karyawan.
Baca Juga: Bos Pura Group Jacobus Busono Berpulang : Karangan Bunga Duka Cita Dari Pejabat Berdatangan
Agung Subani, Direktur HR & GA Pura Group mengatakan, keluarga besar Pura Group ingin menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya tokoh nasional, pemimpin serta panutan yang telah banyak berjasa membangun Pura Group.
Baca Juga: Waduh! Kantor Mahkamah Konstitusi di Jakarta Berubah Jadi Mahkamah Keluarga di Google Maps, Kok Bisa?
Sebab, keberadaan Pura Group sangat dirasakan manfaatnya tidak hanya bagi karyawan, masyarakat sekitar, bangsa Indonesia, tetapi juga dunia.
Torehan prestasi dan penghargaan baik dari dalam negeri dan luar negeri yang tak terhingga menjadi simbol apa yang telah dikerjakan dan dilakukan bermanfaat bagi orang banyak.
"Kami memohon doa dan ketulusan dari bapak dan Ibu, untuk melepas kepergian Beliau," ungkapnya.
Bidang Usaha Pura Group
Diketahui, ia memiliki beberapa sektor usaha melalui perusahaannya yakni Pura Group.
Bahkan perusahanya itu juga dinobatkan sebagai salah satu perusahaan di Asia Tenggara terbesar dalam bidang usaha percetakan dan kemasan.
Baca Juga: Jarang Disorot Media! Ini Profil dan Sosok Jacobus Busono, Pendiri Sekaligus Pemilik Pura Group
Adapun usahanya itu meliputi bidang percetakan offset, rotogravure, flexography, percetakan sekuriti, pembuatan berbagai tinta cetak termasuk tinta sekuriti, kemasan corrugated box, ecopack - kemasan ramah lingkungan sebagai pengganti styrofoam.
Di bidang pembuatan kertas, Pura telah memproduksi kertas uang lengkap dengan unsur pengaman canggih hologram security thread dan magnetic stripe yang dipakai di kertas uang di seluruh dunia.
Di samping Kertas Uang Rupiah, Pura juga telah memproduksi kertas uang untuk Vietnam, Sudan, Nepal, India, Bangladesh, Honduras dan akan diikuti oleh negara-negara lainnya.
Baca Juga: Waduh! Kantor Mahkamah Konstitusi di Jakarta Berubah Jadi Mahkamah Keluarga di Google Maps, Kok Bisa?
Di bidang Hologram, Pura memperoleh delapan kali penghargaan dari International Hologram Manufacturers Association, menempatkan Pura sebagai salah satu Holografer terbaik di dunia.
Tak hanya itu, pura group di Indonesia adalah perusahaan kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang memproduksi Homogenized Tobacco Leaf atau HTL, produk olahan tembakau untuk pembungkus cerutu dan pengganti kertas rokok.
Di bidang converting, Pura telah banyak menghasilkan produk-produk bernilai tambah tinggi, antara lain:
1. Security Gummed Paper untuk kertas meterai dan perangko, merupakan yang pertama di Asia Tenggara.
2. Carbonless paper, yang pertama di negara-negara tropis
3. Stamping Foil dan In-Mould Label
4. Decorative Paper & Foil untuk industri furniture
5. Solar Window Film dan Security Film dengan penerapan nanoteknologi untuk industri otomotif dan bangunan.
Sementara, dalam bidang engineering, pura telah menghasilkan berbagai mesin untuk industri pertanian dan perikanan, misalnya:
1. Mesin pengering padi dengan teknologi after burner
Baca Juga: BRAK...Innova Tabrak Truk Parkir di Jalan Demak-Kudus, 2 Orang Tewas!
2. Mesin ice flake untuk pengawetan produk perikanan dan lain-lain.
Raih Bintang Mahaputra Nararya
Dr. (H.C.) Jacobus Busono, Pemilik, Pendiri sekaligus Chairman Pura Group pernah dianugerahi Bintang Mahaputra Nararya oleh Presiden RI Joko Widodo pada 17 Agustus 2021 lalu.
Pengharagaan itu diberikan lantaran ia sangat produktif dalam berinovasi di bidang kertas uang, kertas sekuriti, sistem anti pemalsuan, smart card, percetakan terintegrasi, dan teknologi.
Baca Juga: ini Dia Sederet Penghargaan yang Pernah Diraih Bos Pura Group Jacobus Busono
Bintang Mahaputra Nararya merupakan jenis penghargaan sipil tertinggi, setingkat di bawah Bintang Republik Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah nomor 35 tahun 2010, Bintang Mahaputera Nararya merupakan salah satu kelas dalam tanda kehormatan Bintang Mahaputera.
Baca Juga: Waduh! Kantor Mahkamah Konstitusi di Jakarta Berubah Jadi Mahkamah Keluarga di Google Maps, Kok Bisa?
Tanda kehormatan itu diberikan langsung oleh Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Diketahui, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, pada tanggal 12 Agustus 2021 di istana negara, di mana para penerimanya sekaligus diundang menghadiri Upacara Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2021.
Putra terbaik bangsa ini, dinilai sebagai tokoh yang banyak berperan sebagai perekayasa melalui kegiatan riset, pengembangan dan inovasi industri di bidang pembuatan kertas uang dan kertas sekuriti, percetakan dan kemasan, sistem anti pemalsuan terpadu, smart card, converting, dan engineering yang terpadu, yang ditopang oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tak hanya di dalam negeri, pengusaha bertangan dingin asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah itu juga telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai penjuru dunia dengan meraih berbagai penghargaan internasional.
Penghargaan yang sudah diraih Jacobus Busono tak terhitung, karena banyaknya inovasi yang dihasilkan.
Penghargaan terbaru yang diraih, yakni penghargaan atas kontribusi terhadap perlindungan kekayaan intelektual dengan jumlah terbanyak dari Kementerian Hukum dan HAM.
Bahkan, dia pernah pula meraih kehormatan sebagai "Perekayasa Utama Kehormatan 2015" di bidang teknologi material dari Majelis Perekayasa Nasional Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). (*/khim)